oleh

Saat Kapolda Bertemu Penabraknya, Ini Foto-fotonya…

-Foto-80 views
Kondisi kesehatan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara membaik. Pasca-operasi pada bagian bahu kiri, Jenderal Bintang Dua itu terlihat lebih bugar.

Bahkan, Minggu (6/1) sekitar pukul 10.00 WIB, dia sempat memberikan keterangan pers pada awak media di depan kamar VIP B Paviliun Suparto RS Bhayangkara Palembang.

“Tinggal pemulihan. Kalau kata dokter sekarang boleh bersepeda lagi, mau aku,” selorohnya.

Jenderal kelahiran Belitang Madang Raya, OKUT, 31 Oktober 1965 itu menyebut kalau dirinya tidak mau lama-lama dirawat. Bahkan, dia akan mulai kerja kembali, hari ini.

“Kalau olahraga ya tetap. Bersepeda tetap, biar bugar,” lanjutnya. 

Tak lupa, jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 1985 itu berpesan. Kalau menabrak orang lain, hendaknya tidak lari. “Harus cepat tanggung jawab dan beri pertolongan,” imbuhnya.

Jika penabrak merasa takut, sebaiknya melapor atau mengamankan diri ke kantor polisi terdekat.

Suami Milawati memastikan kalau dirinya sudah memaafkan Yonky (54), ojek online (ojol) yang menyerempetnya.

Apalagi, Yonky bersama istri dan anaknya datang langsung ke RS Bhayangkara untuk meminta maaf.

“Ya, namanya juga musibah. Yang penting ke depan, harus hati-hati. Saya tidak akan menuntut dan menghentikan kasus ini,” katanya sembari menepuk pundak Yonky.

Dia juga mengingatkan kepada masyarakat yang berkendaraan di jalan umum untuk tidak lalai dan melakukan pelanggaran.

Sebab, kecelakaan yang mungkin timbul tidak hanya akan merugikan diri sendiri, tapi juga orang lain.

Kecelakaan saat bersepeda, bukan kali ini saja dialami Kapolda.

Sebelumnya pada November 2018 lalu, jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) 1985 juga mengalami kecelakaan saat bersepeda di lereng Gunung Dempo, Pagaralam. Dirinya terjatuh dan pipi kirinya terluka.

Sementara, Yonky mengatakan bahwa dirinya tidak bermaksud untuk lari. Warga Tanjung Rambang, Muara Enim itu takut dan gemetar karena tahu telah menyerempet orang.

Ojol tabrak kapolda Sumsel.
Oknum ojol yang diamankan Unit Pidum (Pidana Umum) dan Tekab 134 Polresta Palembang, Sabtu, (5/1). Foto: ist.

Dia tidak tahu kalau yang diserempet tersebut adalah Kapolda Sumsel. “Memang terasa nyenggol, namun saya terus saja karena takut dipukuli warga. Saat itu sedang antar penumpang,” akunya.

Usai mengantar penumpangnya, Yonky menuju ke kantor Grab untuk melapor. Namun, dia keburu diamankan tim dari Satreskrim Polresta Palembang.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Saya mengakui kesalahan saya,” tukasnya.

Kasat Lantas Polresta Palembang Kompol Arif Harsono kembali menegaskan bahwa proses hukum dihentikan karena Kapolda sudah memaafkan dan tidak menuntut secara hukum penyerempetnya.

“Sepeda motor milik Yonky juga sudah kami kembalikan,”ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, insiden ojol menyerempet Kapolda Sumsel terjadi Sabtu (5/1) sekitar pukul 07.23 WIB di Jl KS Tubun, depan kantor PT Alfa One. Usai kejadian, Kapolda pun mendapat perawatan di RS Bhayangkara.

Sedangkan dari rekaman CCTV, terlihat kalau ojol yang menyerempet Kapolda naik motor Mio Soul warna biru pelat BG-3324-CM. (tim se)

Komentar