oleh

Sabu 1, 2 Kg Gagal Beredar di Sungsang

-Hukum-166 views

BANYUASIN – Tim gabungan Polres Banyuasin terdiri dari Satnarkoba Polres Banyuasin dan Polsek Sungsang mengagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 1, 2 kg, ke Banyuasin tepatnya Kecamatan Banyuasin II, Sungsang.

Selain mengamankan sabu, ikut diamankan empat tersangka yang merupakan jaringan narkoba sabu antar provinsi yaitu Budiman (30), Mukti (42), Davit (21), Rizal Fahrezi (36), semuanya warga Desa Sungsang I, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin.

kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar Sik mengatakan pengagalan peredaran narkoba jenis sabu seberat 1,2 kg di wilayah Banyuasin II tepatnya Sungsang, berawal dari laporan masyarakat akan ada transaksi sabu skala besar ke wilayah Sungsang.

“Dari informasi itu, anggota langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan, “katanya didampingi Kasat Narkoba Polres Banyuasin AKP Liswan Nurhafiz Sik saat gelar press release di halaman Mapolres Banyuasin, kemarin.

Setelah laksanakan penyelidikan di wilayah Sungsang I, akhirnya satnarkoba Polres Banyuasin bersama Polsek Sungsang menangkap tersangka Budiman dikediamannya. “Kita ringkus tersangka Budiman, serta barang bukti satu paket besar narkotika jenis sabu seberat 803 Gram,”jelasnya.

Dari pengakuan tersangka Budiman, kalau sabu itu didapatkan dari sepupunya yaitu Mukti.”Kemudian anggota bergerak meringkus Mukti dikediamannya,”bebernya.

Pengeledahan dikediaman tersangka Mukti, ikut diamankan barang bukti 9 paket sabu seberat 56 gram yang didapatkan dari sabu yang dipegang tersangka Budiman.”Tujuan untuk dijual serta dipakai sendiri, “tuturnya.

Selanjutnya anggota terus menindaklanjuti dengan mengejar pemilik sabu seberat itu dari nyanyian tersangka Mukti, kembali diamankan Davit yang selaku kurir sabu.”Akhirnya dari pengembangan tersangka Davit, diamankan bandar sabu yaitu Rizal, “ungkapnya. Rizal Fahrezi diamankan di kediamannya kelurahan 32 Ilir, Kecamatan IB 1, Palembang. “Dari Rizal diamankan sabu seberat 418 gram, “imbuhnya.

Dari empat tersangka miliki peranan yang berbeda – beda, kendati demikian semuanya positif pakai sabu. Selanjutnya empat tersangka beserta sabu diamankan ke Mapolres Banyuasin, untuk penyelidikan lebih lanjut.”Dari pengagalan peredaran sabu ini, berhasil menyelamatkan sekitar 8 ribu jiwa, “terangnya.

Atas perbuatan tersangka akan dikenaikan pasal pasal 114 ayat 2 subsider pasal 111 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup atau penjara selama selama 20 tahun.”Pidana denda paling sedikit Rp 1 milyar dan paling banyak Rp 10 Milyar,”pungkasnya.(qda).

Komentar

Berita Lainnya