oleh

Sadari Manfaat Kartu JKN-KIS, Jangan Baru Bayar Saat Butuh Saja

Lubuklinggau – Sebagai istri dari Pekerja Penerima Upah (PPU), Berly Harminas (25) berhak mendapatkan kepesertaan JKN-KIS karena ia termasuk tanggungan suaminya yang bekerja sebagai salah satu anggota Kepolisian. Setelah mendaftarkan diri sebagai tanggungan suaminya, Berly sudah bisa memanfaatkan kartunya untuk pelayanan malahirkan buah hatinya.

“Baru merasakan manfaat kartu JKN-KIS ini saat lahiran kemarin. Dulu tidak pernah terpikirkan akan menggunakan kartu ini. Tapi karena menikah dengan suami yang bekerja jadi dapat kartu ini sebagai tanggungannya. Setelah menikah dan mengandung anak, proses melahirkannya bisa ditanggung pakai kartu ini,” terang Berly, Kamis (03/12).

Menurut Berly walaupun sudah mempunyai kartu JKN-KIS yang bisa digunakan untuk berobat ketika sakit, tetapi ia beranggapan lebih baik tetap sehat dari pada sampai sakit dan menggunakan kartu tersebut. Sebab sehat akan lebih membuat nyaman dalam beraktivitas dari pada sakit walau ada kartu yang bisa digunakan untuk berobat.

“Kalau sakit dan butuh berobat, pakai  kartu ini cukup mudah. Tinggal tunjukkan kartunya langsung dilayani. Dulu saya inginnya dari awal sebenarnya normal saja lahirannya. Tapi karena kondisinya tidak memungkinkan untuk melahirkan normal waktu di kliniknya, akhirnya diputuskan melalui caesar. Awalnya tidak menyangka sama sekali akan melahirkan secara caesar waktu itu. Tapi untungnya lahiran caesar juga ditanggung kartu ini. Alhamdulillah prosesnya lancar dan selamat,” tambah Berly.

Menggunakan kartu JKN-KIS untuk melahirkan memimbulkan kesan tersendiri baginya. Tidak ada kendala yang mempesulitnya dalam menggunakan kartu JKN-KIS untuk proses melahirkannya.

“Kartu JKN-KIS sangat bermanfaat dan memudahkan karena tidak harus sibuk mengurus administrasinya. Waktu keluar sehabis lahiran juga tinggal tanda tangan saja. Malah bayi saya langsung juga didaftarkan kepesertaan JKN-KIS. Sebenarnya mudah sekali Program JKN-KIS ini asalkan kita mau bergerak dan mengikuti alurnya, semuanya termasuk mudah,” kesan Berly.

Namun Berly menyayangkan masih ada saja orang yang tidak mendukung Program JKN-KIS. Menurutnya, demi kesehatan bersama seharusnya semua orang dapat berpartisipasi untuk menyukseskan program yang baik ini.

“Sebetulnya untuk peserta yang lain bayar dulu saja iurannya, jangan menunggu butuh dulu baru bayar iuran. Janganlah ketika tidak butuh lagi berhenti bayar iuran. Karena ketika kita sakit ada iuran orang yang sehat yang kita pakai,” pesannya. (RW/na)

Komentar

Berita Lainnya