oleh

Sah… Wong OKU Sumsel Jabat Ketua MA

JAKARTA – Dr H Muhammad Syarifuddin resmi menjabat Ketua Mahkamah Agung (MA). Ini setelah putra asal Kabupaten OKU, Sumsel itu dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (30/4).

Syarifuddin yang dulunya wakil ketua MA bidang Yudisial menggantikan Hatta Ali dalam rangka pensiun dari jabatan ketua MA.

Pergantian itu berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 41/P tahun 2020 tentang Pemberhentian dengan Hormat Wakil Ketua MA Bidang Yudisial dan Pengangkatan Ketua MA tertanggal 21 April 2020.
Proses pengangkatan Syarifuddin dilakukan dengan upacara resmi. Syarifudin juga membacakan sumpah jabatan yang disaksikan oleh Presiden Joko Widodo.

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban Ketua Mahkamah Agung dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh UUD1945, dan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya menurut UUD 1945 serta berbakti kepada nusa dan bangsa,” kata Syarifuddin.

Setelah pengucapan sumpah jabatan, Presiden Jokowi menandatangani surat keputusan jabatan Syarifuddin sebagai Ketua MA.

Selain Syarifuddin, Presiden Jokowi juga melantik hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Manahan Sitompul untuk masa jabatan 2020-2025. Manahan sendiri sebelumnya sudah menjabat sebagai hakim MK periode 2015-2020.

Prosesi pelantikan dilangsungkan dengan protokol kesehatan COVID-19. Presiden dan tamu undangan tampak mengenakan masker dan diberikan jarak antara satu dengan lainnya.

M. Syarifuddin mengawali karier di dunia peradilan sebagai CPNS Calon Hakim pada tahun 1981. Karier sebagai hakim dirintis di Pengadilan Negeri Kutacane pada tahun 1984 . Pada akhir tahun 1990, Ia berpindah tugas ke Pengadilan Negeri Lubuk Linggau hingga tahun 1995. Setelah dua tahun menjadi “Pengadil” di Pengadilan Negeri Lubuk Linggau, H.M. Syarifuddin berpindah tugas menjadi hakim di Pengadilan Negeri Pariaman. Pada tahun 1999, Ia mendapat keputusan mutasi sebagai hakim di Pengadilan Negeri Baturaja.

Pada tahun 2003, mantan Kepala Badan Pengawasan MA ini dipromosikan sebagai hakim pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dua tahun berkarier di Ibu Kota Negara mengantarkan hakim kelahiran Baturaja 17 Oktober 1954 ini menjadi pimpinan pengadilan.

Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bandung adalah jabatan yang dipercayakan kepadanya pada periode tahun 2005-2006. Selanjutnya, di pengadilan yang sama, H.M. Syarifudin, diberikan kepercayaan sebagai Ketua Pengadilan pada tahun 2006 sampai tahun 2011.

Pada tahun 2011, ia mendapat promosi sebagai Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Palembang. Pada tahun yang sama, penyandang gelar Doktor Hukum dari Universitas Katolik Parahyangan ini dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI. Jabatan eselon I ini diembanya sampai dengan terpilih sebagai hakim agung pada tahun 2013.

Setelah dua tahun menjabat hakim agung, H.M. Syarifudin dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Ketua Kamar Pengawasan. Kurang dari satu tahun menjabat sebagai Ketua Kamar Pengawasan, H.M Syarifudin kemudian terpilih secara demokratis sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial pada “Pemilu MA” yang dilaksanakan pada tanggal 14 April 2016. H.M Syarifuddin menggantikan Prof. Dr. H. Mohammad Saleh,SH, MH yang purnabhakti terhitung mulai tanggal 1 Mei 2016. Jabatan Wakil Ketua MA Bidang Yudisial  dijabat hingga lima tahun ke depan 2021.(tan/dom/jpnn)

Komentar

Berita Lainnya