oleh

Said Didu Sesalkan Andra Tersandung Korupsi

JAKARTA – Kasus Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II (Persero) Andra Y Agussalam yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mendapat perhatian mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu.

Sebab, sebagai direktur  di perusahaan pengelola bandara, Andra disebut-sebut memiliki gaji yang besar.

“Kalau tentang gaji, saya yakin betul bahwa penghasilan dan tantiem segala kalau Angkasa Pura itu enggak mungkin di bawah Rp200 juta sebulan, dengan tantiem,” kata Said Didu, Kamis (1/8)

Said menyesalkan jika seorang salah satu direksi di perusahaan pelat merah tersebut bakal mencari uang untuk kepentingan pribadi karena gaji dan penghasilan yang diterimanya setiap bulan, sangat besar.

“Tidak mungkin untuk kepentingan pribadi. Saya menduganya yang terjadi adalah jatah makelar proyek,” ujarnya. (net/dom)

Komentar

Berita Lainnya