oleh

Sakit Hati Alasan Jamhari Habisi Mantan Istri dan Dua Anaknya

-Hukum-1.574 views

BENGKULU – Kapolda Bengkulu Brigjen Coki Manurung mengungkap motif di balik aksi pembunuhan yang dilakulan Jamhari Muslim (33).

Jamhari Muslim atau JM membunuh mantan istri dan kedua anak perempuannya di Rejang Lebong, Sabtu (12/1) lalu.

Menurut Coki, pelaku sengaja menghabisi nyawa mantan istrinya, Hasnatul Laili alias Lili (35) dan dua orang putrinya karena mengaku sakit hati.

“Dari pemeriksaan diketahui korban sudah tiga kali berkeluarga, dan yang ketiga bersama tersangka,” kata Coki kepada wartawan, Senin (14/1).

Hubungan suami istri antara pelaku dan korban hanya bertahan dua bulan. Kemudian, keduanya bercerai.

Setelah bercerai, pelaku ingin kembali rujuk dengan korban. Namun, korban menolak karena mantan suaminya itu tidak memiliki pekerjaan yang jelas dan menetap.

Motif itu yang membuat pelaku merencanakan pembunuhan terhadap Hasnatul Laili alias Lili (35) yang kesehariannya berjualan pisang.

Jenderal bintang satu ini menuturkan, pembunuhan diawali dengan kedatangan pelaku ke rumah korban dengan berjalan kaki sekitar pukul 03.00 WIB.

Sebab jarak rumah pelaku ke rumah korban sekitar dua kilometer.

Sekitar pukul 05.00 WIB, korban Lili keluar dari kamarnya dan tersangka langsung memukulnya dengan kayu.

“Selanjutnya Melan Miranda (16) dipukul tersangka juga, begitu juga dengan Chyka Ramadani (10), lalu pelaku memastikan korban masih hidup atau tidak dengan mengecek denyut nadi,” ucapnya.

Untuk memastikan korban tewas, pelaku kemudian menjerat leher dengan kabel charger telepon genggam.

Tersangka kemudian melarikan diri menggunakan mobil Suzuki jenis APV warna gold nopol BD 1702 LO, yang kemudian diparkir di halaman belakang RSUD Curup.

Tersangka sempat kembali ke rumah, mengganti pakaiannya yang terkena bercak noda darah dan melarikan diri keluar dari Kabupaten Rejang Lebong.

“Pelaku sempat menginap di Kota Bengkulu, lalu menuju Kabupaten Bengkulu Selatan, di sana dia bisa dibekuk oleh personel kami,” tandas Coki. (cuy/jpnn)

 

Komentar

Berita Lainnya