oleh

Saksi Akui Adanya Penggelapan Dana yang Dilakukan Pembina Yayasan

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Hakim tunggal Pengadilan Negeri Palembang Kelas 1A Khusus kembali menggelar sidang lanjutan praperadilan terkait penghentian penyidikan (SP3) oleh Polda Sumsel terhadap dugaan kasus penggelapan yang dilakukan oknum pembina Yayasan Teknik Kimia Palembang berinisial IB.

Dalam agenda sidang yang digelar Senin (10/5) pemohon Shinta Fellaroza melalui tim penasihat hukum Dr Darmadi Djufri hadirkan tiga orang saksi terdiri dari saksi pihak yayasan serta satu orang saksi ahli di hadapan hakim tunggal Touch Simanjuntak SH MH serta pihat termohon melalui Bidkum Polda Sumsel.

Ketiga saksi dihadirkan diketahui bernama Ica Pratiwi selaku Bendahara Yayasan Tehnik Kimia, M Ibadi selaku Sekretaris YayasanTehnik Kimia dan saksi ahli, Yuli Asmara Tri Putra yang merupakan dosen STIH Sumpah Pemuda Palembang.

Sebelumnya, tim penasihat hukum Dr Darmadi Djufri dari kantor hukum DJ Associates Law Firm ini juga beragendakan penyerahan bukti-bukti surat dari pemohon Shinta Fellaroza yang merupakan Pengawas Yayasan Tekhnik Kimia yang lebih dikenal SIT Al Azhar Kairo.

“Pada persidangan kali ini kami dari pihak pemohon juga mengajukan surat-surat yang menurut kami sangat prinsip sebagai alat bukti dan karena tidak dijadikan dasar pertimbangan hukum pihak termohon dalam hal ini pihak Polda Sumsel dalam rangka memeriksa perkara yang dilaporkan pemohon di Polda Sumsel,” katanya usai persidangan.

Menurutnya yang dijadikan dasar oleh pihak Polda Sumsel hanya rekening koran dari Bank Mandiri saja sementara pihaknya menyampaikan banyak alat bukti  yang harusnya menjadi acuan pihak Polda Sumsel.

Komentar

Berita Lainnya