oleh

Saksi Sidang Kasus Suap Bisa Jadi Tersangka

PALEMBANG – Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK RI tetap mendalami peran dari masing-masing terdakwa serta aliran dana dalam kasus Tipikor atas dugaan suap fee 16 paket proyek di Kabupaten Muara Enim yang menjerat mantan Ketua DPRD Aries HB dan mantan Kadis PUPR Muara Enim Ramlan Suryadi.

Enam saksi anggota DPRD Muara Enim dihadirkan jaksa KPK dalam mengungkap peran dari para terdakwa yang dihadirkan melalui video telekonferensi, Selasa (24/11) di hadapan majelis hakim Tipikor Palembang diketuai Erma Suharti SH MH.

Salah satu saksi yakni Kasman yang pada persidangan sebelumnya sering disebut oleh beberapa saksi anggota bahwasanya informasi tentang adanya bagi-bagi aliran dana atau fee proyek bermula dari saksi Kasman.

“Memang benar pak informasi akan adanya bagi-bagi fee proyek itu ada pernah saya sampaikan kepada beberapa anggota dewan saat itu, namun saya lupa informasi itu dari siapa,” kata saksi Kasman.

Mengenai pernyataan yang diungkapkan oleh saksi Kasman itu, Jaksa KPK Rickhy BM SH MH ditemui disela skorsing sidang menyatakan bahwa saksi Kasman dihadirkan kapasitasnya mengungkap informasi awal akan adanya pembagian fee yang disebut bermula dari apa yang dikatakan oleh salah satu terdakwa Aries HB.

“Untuk itulah Kasman kita hadirkan, memang di dalam dakwaan juga Kasman tidak termasuk di dalam anggota dewan yang turut serta menerima sejumlah dana dari fee proyek,” ujar Rickhy.

Sementara itu, hingga saat ini sudah ada puluhan yang dihadirkan sebagai saksi termasuk 25 anggota DPRD, JPU KPK masih fokus pada pembuktian untuk kedua terdakwa, kesemuanya dihadirkan guna mengungkapkan fakta yang sebenarnya.

Selain mendalami peran masing-masing terdakwa, Rickhy menjelaskan juga terhadap saksi-saksi yang dihadirkan yang disinyalir turut serta menerima sejumlah aliran dana. Jika memang memenuhi unsur tindak pidana juga akan ditetapkan sebagai tersangka.

“Ya memang tidak menutup kemungkinan saksi-saksi yang telah dihadirkan yang disinyalir mendapat jatah dana, jika terbukti melanggar unsur pidana serta didukung alat bukti yang kuat, ya bisa saja dinaikkan statusnya menajadi tersangka namun tergantung nanti pada hasil persidangan ini,” ungkapnya.

JPU KPK masih akan memanggil beberapa saksi lagi pada persidangan Selasa pekan depan (1/12), termasuk beberapa anggota DPRD lagi untuk dimintai keterangan guna menggali fakta sebenarnya terhadap jerat hukum yang saat ini dialami oleh kedua terdakwa. (fdl)

Komentar

Berita Lainnya