oleh

Salah Siapa? Pegawai Mogok Massal

RUPIT – Desak transparansi anggaran dinas, pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Muratara, melakukan bolos kerja massal usai tutup paksa kantor mereka, Rabu (2/12) pukul 09.00 WIB.

Kantor DPMPTSP Kabupaten Muratara yang terletak di pinggir Jalinsum Muratara, Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, mendadak sepi dari aktivitas kerja pegawai. Pasalnya, sudah tiga hari terakhir pegawai DPMPTSP kabur dan bolos kerja secara massal. Di depan pintu kantor tersebut hanya terpasang dua lembar kertas karton berwarna merah muda dan putih dengan tulisan: “Kadis dan bendahara sudah enam bulan lebih tidak pernah ngantor, tolong inspektorat untuk mengaudit anggaran DPMPTSP tahun 2020, jika ada indikasi korupsi tolong diteruskan ke jalur hukum”.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Irawan Dwi Chayadi melalui Sekretaris Afrianzal saat dikomfirmasi wartawan mengatakan, awalnya dia tidak tahu menahu soal kejadian itu, dan kantornya sudah ditutup paksa sejak Senin (30/11), serta kunci kantornya tidak diketahui dipegang oleh siapa. Untuk sementara pelayanan terpaksa harus disetop, karena pegawai tidak bisa masuk ke dalam kantor. Pihaknya masih menunggu, menunggu kantor dibuka sesuai permintaan sejumlah pegawai yang melakukan aksi protes.

“Kantornya akan dibuka kembali kalau tuntutan mereka (pegawai) sudah terpenuhi. Tuntutan staf itu, meminta Kadis dan bendahara masuk dan meminta transparansi anggaran kegiatan,” jawabnya singkat. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya