oleh

Salut! Muratara Kesembuhan Covid-19 Tertinggi di Sumsel

MURATARA-Tim Satgas penanggulangan Covid-19 kabupaten Muratara, klaim tingkat kesembuhan tertinggi di wilayah Sumsel. Hingga saat ini, kasus kesembuhan dari 227 kasus positif Covid-19 di wilayah Muratara, mencapai 93, 83 persen.

Juru bicara tim satgas penanggulangan Covid-19, Pemda Muratara Susyanto Tunut, saat dikonfirmasi Senin (30/11) mengungkapkan, ketaatan masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan menggunakan sabun, salah satu kunci penurunan kasus covid di wilayah Muratara.

“Sampai saat ini kita masih menjadi daerah tertinggi dengan kasus kesembuhan. Ini berkat upaya semua pihak termasuk masyarakat yang sudah sadar dengan fungsi  protokol kesehatan,” katanya. Dia meminta, agar seluruh elemen pemerintah terus melakukan sosialisasi terhadap masyaralat khususnya di wilayah perdesaan agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Mengingat, wilayah Kabupaten Muratara cukup luas dan masih adanya sejumlah warga di perdesaan yang belum memahami fungsi penerapan protokol kesehatan. “Kalau cuma Pemerintah saja atau polisi saja yang bergerak tentunya tidak akan maksimal. Kita minta seluruh element baik tokoh dat, tokoh pemuda, kades, camat dan lainnya ikut menjadi leader mengaosialisasikan protokol kesehatan,” tegasnya.

Terkait penetapan status zonasi wilayah, Susyanto Tunut mengungkapkan kondisi itu secara langsung ditetapkan oleh pemerintah pusat. “Memang ada keinginan kita kembali lagi ke zona hijau, tapi kondisi itu yang memutuskan langsung dari pusat. Intinya sampai sejauh ini kita terus memaksimalkan sosialisasi peberapan protokol kesehatan,” tegasnya.

Dia berterima kasih ke semua pihak yang ikut andil dalam menegakan protokol kesehatan. Sehingga di wilayah Muratara khususnya di ibu kota Kabupaten, mayoritas masyarakat sudah mematuhi protokol kesehatan.

Sementa itu, kasat Pol PP Murtara Firdaus mengungkapkan, hampir semua wilayah publik di wilayah Muratara sudah menyediakan tempat cuci tangan umum, baik yang disedikan Pemerintah secara langsung maupun yang diadakan dari masyarakat itu sendiri.

“Hampir setiap hari kita keliling melakuan razia yustisi pelanggar protokol kesehatan khususnya di pusat ibu kota dan lokasi keramaian seperti pasar. “Alhamdulilah sekarang masyarakat sudah mulai faham dengan protokol kesehatan. Sehingga walaupun tidak ada razia masyarakat sudah melaksanakan protokol kesehatan seperti pakai masker, jaga dan menyediakan tempat cuci tangan,” tegasnya.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya