oleh

Samling Stop, Hanya Layani di Kantor

Pembayaran Pajak Kendaraan, Jumlah WP Membayar Menurun

PRABUMULIH – UPTD Samsat, tetap membuka pelayanan untuk pembayaran pajak kendaraan setiap harinya.

Tetapi, tetap memberlakukan sosial distancing (SD). Menyiapkan cuci tangan, dan memberlakukan piket pegawai karena sudah Work For Home (WFH) serta lainnya sebagai langkah pencegahan pandemik virus corona atau Covid-19 ini.

Kepala UPTD Samsat, Feri Susanto SSos melalui Kasi Pendataan dan Penagihan, Donny Andrivan SH MH dikonfirmasi membenarkan hal itu. “Samling, untuk menghindari kerumunan dan keramaian sementara distop. Untuk pelayanan dialihkan di Kantor UPTD Samsat,” ujarnya kepada awak media, kemarin (6/4).

Lanjutnya, diakuinya, setiap harinya jumlah pembayaran pajak kendaraan mengalami penurunan cukup dratis. Disebutkannya, kalau normal bisa mencapai 250-300 wajib pajak termasuk dari Samling.

“Kini tinggal separuhnya, sekitar 100 wajib pajak membayar kewajibannya di UPTD Samsat,” akunya.

Masih kata dia, hingga pertengah Maret lalu realisasi penerimaan pajak kendaraan di UPTD Samsat mencapai 22,35 persen atau Rp 16,475 miliar dari target Rp 73,713 miliar.

“Realisasi penerimaan pajak kendaraan didominasi PKB dan BBN-KB, seperti biasanya. Itulah penyumbang terbesar pemasukan untuk pendapatan asli daerah (PAD),” sebutnya.

Dia juga membantah isu, adanya pembebasan denda bagi wajib pajak kendaraan. Karena, sejauh ini, belum ada kebijakan dan instruksi dari Dispenda Provinsi Sumsel.

“Kalau provinsi lain, memang sudah dengar terkait kebijakan tersebut. Untuk Sumsel, kebijakan itu belum berlaku,” tukasnya. (03)

Komentar

Berita Lainnya