oleh

Sang Ibu Pembuang Bayi Dikenakan Diversi

PAGARALAM Masih ingat kasus penemuan orok di kawasan Gunung Agung Pauh, Kecamatan Dempo Utara sekitar Maret 2019 silam ? Saat ini kasusnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pagaralam yang menjerat pelaku J (20).

Perihal pengusutan oleh aparat hukum terhadap nasib BE, sang ibu bayi diutarakan Plh Kejari Kota Pagaralam, Heru Anggoro SH melalui Kasi Intel, Gabriel SH mengatakan, BE (Ibu Bayi, red) telah dilakukan diversi terhadap anak yang berhadapan dengan hukum. Artinya, penyelesaian perkara anak ini diluar proses peradilan. “Dilakukan diversi ditahap penyelidikan kepolisian. Dari penyidik menyerahkan hasil diversi ke Pengadilan Negeri (PN) Pagaralam untuk dilakukan penetapan,” ujar Gabriel.

Ditambahkan Dicky Dwi Putra SH,  jaksa perkara diversi ini, penetapannya merujuk UU Sistem Peradilan Anak Nomor 11 Tahun 2012 dalam pasal 7, bahwa  pada tingkat penyidikan penuntutan dan pemeriksaan perkara anak wajib dikenakan diversi. Diversi kepada anak dibawah umur ini sebut Dicky ancaman hukumannya dibawah 7 tahun. “Pasal yang dikenakan oleh anak belinda pasal 77b jonto pasal 76 huruf b UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Lain halnya jika dalam kasus ini sang bayi yang ditemukan dalam kondisi selamat,” terangnya.

Sementara Kapolres Pagaralam, AKBP Tri Saksono Puspo Aji SIK MSi melalui Kasatreskrim, AKP Acep Yuli Sahara membenarkan, jika kasus pembuangan orok sudah tahap II, dilimpahkan ke Kejari sekitar seminggu lalu. “Sang ibu dikenakan diversi dengan beberapa pertimbangan. Sementara tersangka J kasusnya berlanjut, berkasnya sudah kita limpahkan,” ujar dia.

Mengenai pertimbangan diversi terhadap sang ibu bayi lanjut Kasat Reskrim, karena faktor usianya dibawah umur, psikologis anak. Sisi lain, penetapan diversinya melibatkan sejumlah komponen yang terlibat dalam proses hukum, semisal Bapas dan Dinas Sosial. “Yang jelas kondisi kesehatannya si pelaku (BE, red) belum lama melahirkan saat itu,” pungkasnya. (Ald)

Komentar

Berita Lainnya