oleh

Satgas Karhutla Sumsel Terus Berjuang Padamkan Api

-Nasional-220 views

Hingga Selasa (13/8/2019), Satgas Gabungan Karhutla Sumsel terus berjuang memadamkan api yang membakar puluhan hektar lahan gambut di beberapa wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Sebanyak 4 buah helikopter Water Bombing BNPB dikerahkan dan puluhan Satgas Darat Karhutla, baik dari TNI, Polri, dan Manggala Agni, BPBD, MPA serta dibantu masyarakat bahu-membahu memadamkan kebakaran lahan itu hingga malam menjelang.

Dari hasil penyelidikan, dugaan sementara, lahan sengaja dibakar. Diduga ada pihak yang sengaja menyebabkan kebakaran lahan untuk menghemat biaya, selanjutnya dijadikan kebun.

Sebagai langkah awal, Tim Satgas telah menangkap 4 orang pelaku pembakaran di wilayah Desa Jejawi, OKI. Selanjutnya para pelaku tersebut diserahkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan.

Selain memasang garis polisi di bekas kebakaran lahan, Tim Satgas bersama sejumlah personel Kepolisian juga memasang plang, bahwa areal tersebut dalam pengawasan dan penyelidikan petugas.

Setidaknya hari ini, Selasa (13/8/2019) terdapat puluhan titik api yang membakar lahan yang tersebar di wilayah Sumsel, antara lain ; untuk di Kab. Ogan Ilir terdapat dua titik api yang membakar lahan masing-masing berada di Desa Palu dan Desa Muara Baru Kec. Pemulutan, lahan yang terbakar lebih kurang 7 Ha.

Di wilayah Kab. OKI, terdapat di Desa Sei. Bungin, Kec. Pangkalan Lampam, lahan terbakar 1 Ha dan di Desa Penyandingan, Kec. Tulung Selapan lebih kurang 2 Ha. 

Selanjutnya, di wilayah Kab. Muba, beberapa titik api terdapat di Babat Toman, Sanga Desa dan Bayung Lincir. Kemudian di wilayah Kab. Muara Enim titik api berada di Desa Suka Merindu, Kec. Sei. Rotan. Sedangkan titik api juga ditemukan berada di Desa Sri Agung,  lahan yang terbakar kurang lebih 0,25 Ha.

Meski kebakaran lahan sebagian besar di lima  Kabupaten yakni, Ogan Ilir (OI), OKI, Muara Enim, Muba dan Banyuasin dapat dipadamkan, petugas masih bersiaga di lokasi karena masih ada kepulan asap kecil di beberapa titik.

Pendinginan terus dilakukan agar bara api di dasar gambut tak berkobar lagi. (ril/jul)

Komentar

Berita Lainnya