oleh

Satgas Kembali Diterjunkan Atasi Karhutla, Fokus di Tiga Daerah

-Headline-113 views

SUMEKS.CO – Gubernur Sumsel, Herman Deru, bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Bahuri, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, serta Satgas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla), menyepakati persetujuan untuk memperpanjang status satgas karhutla hingga 1 Desember mendatang. Hal tersebut disimpulkan pada Rapat Koordinasi Satgas Karhutla di Aula BPBD Sumsel, Jumat (8/11).

Perpanjangan status dilakukan karena adanya peningkatan kembali titik hotspot di beberapa daerah Provinsi Sumsel, antara lain, di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir dan Kabupaten PALI.  

Berdasarkan laporan dari Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumsel, Nuga Putrantijo, yang mengatakan Provinsi Sumsel mengalami hangat dan kering serta mundurnya curah hujan disebabkan oleh adanya Siklon Tropis NAKRI di Laut Cina Selatan dan Siklon Tropid Halong di Samudera Pasifik Timur Laut Philipa dan Sirkulasi Siklonik. 

“Kondisi kering adanya tiga siklon tropis inilah, dampaknya semua uap air yang ada disekitar ini tertarik ke Utara semua, menjadikan anomali cuaca khususnya Selatan equator. Potensi prakiraan hujan berada di Februari hingga Maret,” ungkapnya.

Menyimak laporan dari BMKG tersebut, Gubernur Sumsel, Herman Deru menegaskan, Pemprov Sumsel bersama  Forkompinda membuat keputusan untuk memperpanjang lagi status satgas karhutlah dengan tenggat waktu 20 hari sampai dengan 30 hari ke depan.

“Saya bersama Pangdam, Kapolda dan pasukan lainnya bahkan melibatkan kepala desa untuk tidak meninggalkan lokasi, kita memberangkatkan lagi satgas untuk melawan api ini. Keuangan Pemprov akan siap jadi kita tidak bisa hanya mengandalkan dari pusat. Siaga darurat tetap Se-Sumsel, tapi untuk penurunan petugasnya difokuskan pada titik tertentu di tiga kabupaten OKI, OI dan Pali. Ini upaya kita bagaimana mencegah agar jangan sampai terjadi lagi,” tegasnya.(ety)

Komentar

Berita Lainnya