oleh

Satgas Pamtas Fasilitasi Siswa Menuju Sekolah

BELU – Untuk masa depan yang lebih cerah, personel Pos Turiscain Satgas Pamtas RI-RDTL sektor timur Yonif Raider 142/KJ melakukan kegiatan antar-jemput siswa-siswi SMPN (Sekolah Menengah Pertama Negeri) Turiscain yang berada di Desa Maumutin, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur .

Satgas Pamtas RI-RDTL sektor timur Yonif Raider 142/KJ dalam mengamankan wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia tercantum dalam Undang-undang nomor 34 tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, pasal 7 ayat (2) huruf b angka 4 menjelaskan tentang tugas TNI dalam pengamanan wilayah perbatasan.

Dalam melaksanakan tugas utama berupa pengamanan wilayah perbatasan Indonesia – Timor Leste, Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ juga melaksanakan tugas Pembinaan Teritorial Satuan Non Komando Kewilayahan (Binter Satnonkowil) dengan berkoordinasi bersama Satuan Komando Kewilayahan setempat dan bekerja sama dengan Instansi terkait guna membantu kesulitan masyarakat di daerah perbatasan.

Salah satu kegiatan Binter Satnonkowil yang dilaksanakan oleh Pos Turiscain Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ yaitu berupa pengantaran dan penjemputan siswa-siswi SMPN Turiscain untuk memotivasi semangat belajar mereka guna mengapai masa depan yang lebih cerah.

“Ini merupakan wujud kepedulian Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ khususnya Pos Turiscain kepada warga Desa Maumutin yang berada di sekitar pos mereka,” ungkap Letkol Inf Ikhsanudin SSos MM selaku Dansatgas.

“Selama ini para siswa-siwi di tempat tersebut harus berjalan kaki sejauh 2,6 km, bila tidak memiliki kendaraan pribadi, sehingga mereka harus berangkat dari rumah sangat pagi sekali, hal ini karena transfortasi umum masih sangat minim di daerah tersebut, sehingga personel kami yang berada di Pos Turiscain berinisiatif untuk membantu agar anak-anak tetap semangat untuk menuntut ilmu,” paparnya.

“Kegiatan ini sendiri telah berjalan selama 4 bulan lebih, antar-jemput dilaksanakan oleh Pratu M Ridho selaku Tamtama Pengemudi Pos Turiscain bersama 3 orang personel lainnya, secara bergantian setiap harinya,” tegas Ikhsanudin.

Melalui kegiatan ini masyarakat Desa Maumutin merasa sangat terbantu atas kehadiran Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ, mereka bersyukur dengan kehadiran personel Pos Turiscain dapat memperingan beban kesulitan warga di perbatasan, mereka telah menganggap personel Pos Turiscain sebagai orang tua, kakak hingga keluarga asuh.

“Kegiatan ini direncanakan hingga selesainya masa tugas kami sebagi Satuan Pengamanan Perbatasan RI-RDTL di Nusa Tenggara Timur,” tegasnya.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap agar siswa-siswi selaku generasi muda penerus Bangsa dapat lebih semangat dalam menuntut ilmu, karena mereka merupakan orang-orang yang akan mengisi kemerdekaan serta melanjutkan perjuangan para pahlawan nantinya, melalui tenaga dan pemikiran merekalah sehingga NKRI tetap berdiri kokoh di mata dunia,” imbuh Ikhsanudin, di Mako Satgas Atambua (29/1).

Sementara itu, Ela (28) salah satu guru SMPN Turiscain mengungkapkan bahwa dirinya sangat berterima kasih sekali kepada personel Pos Turiscain Satgas Pamtas Yonif R 142/KJ.

“Saya mewakili pihak SMPN Turiscain mengucapkan terima kasih sekali kepada bapak-bapak TNI yang telah membantu untuk mengantar-jemput anak didik kami setiap hari, dengan adanya bantuan ini maka mereka tidak ada lagi yang terlambat datang ke sekolah, kembali pun kami merasa aman karena mereka langsung kembali ke rumah,” ungkapnya.

Terpisah, Lettu Inf Oslan Purba selaku Danpos Turiscain menyampaikan kegiatan ini akan dilaksanakan selama Satgas Pamtas berlangsung di Nusa Tenggara Timur.

“Saya sangat senang sekali, personel kami dapat membantu generasi muda di perbatasan agar anak-anak lebih semangat dalam berlajar untuk mengapai masa depan yang lebih baik, semoga ke depan masyarakat Desa Maumutin dapat menjadi desa yang lebih maju,” ucapnya.

“Kami berencana akan melaksanakan kegiatan antar-jemput ini hingga akhir masa penugasan kami,” tandas Lettu Inf Oslan Purba. (ril/dom)

Komentar

Berita Lainnya