oleh

Satu Kader Cabut Gugatan, Kubu Moeldoko Tetap Lanjut Uji Materi ke MA

SUMEKS.CO– Salah satu kader Partai Demokrat kubu Moeldoko mencabut gugatan uji materi di Mahkamah Agung (MA) terkait dengan AD/ART Partai Demokrat tahun 2020.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Partai Demokrat kubu Meoldoko Muhammad Rahmad mengatakan, uji materi terhadap AD/ART masih tetap berlanjut. Pasalnya masih ada tiga orang kader yang melakukan uji materi ke MA tersebut.

“Kami lihat prosesnya jalan terus, karena ada tiga penggugat lagi yang memiliki integritas untuk melanjutkan gugatannya,” ujar Rahmad kepada wartawan, Rabu (13/10).

Rahmad juga menuturkan, langkah tiga kader Partai Demokrat kubu Moeldoko melakukan uji materi ke MA ini lantaran untuk mencari keadilan.

“Demokrat KLB Deli Serdang mendukung penuh langkah langkah kader apabila tujuannya adalah untuk kemashlahatan dan penegakkan demokrasi,” katanya.

Karena itu, Rahmad juga menegaskan, Partai Demokrat harus berjalan lurus dan tidak boleh melenceng seperti yang sedang terjadi saat ini. “Tak ada lagi tempat bagi tirani, oligarki, otoriter, apalagi yang mirip mirip dengan Hitlerian untuk bercokol di Indonesia,” ungkapnya.

Sebelumnya, kuasa hukum Partai Demokrat kubu AHY Hamdan Zoelva menyebut ada salah satu kader kubu Moeldoko yang mencabut uji materi atau judicial review di MA terkait AD/ART Partai Demokrat.

Hamdan mengatakan, kubu Moeldoko yang mencabut uji materi AD/ART Partai Demokrat 2020 yakni Nur Rahmat Sigit Purwanto.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menuturkan, bahwa gugatan uji materi tersebut dicabut lantaran telah salah langkah.

Hamdan pun memperlihatkan surat pernyataan Nur mencabut uji materi AD/ART Demokrat di MA. Surat yang dibuat pada 29 September 2021 itu ditandatangani di atas materai. Sementara Pengajuan tersebut telah diterima MA pada 6 Oktober 2021.

Dalam surat tersebut salah satu alasan Nur Rahmat Sigit Purwanto mencabut uji materi ke MA tersebut karena khawatir gugatannya tersebut berdampak bagi kepentingan demokrasi.(jpg/jawapos)

Komentar

Berita Lainnya