oleh

Satu Keluarga Keracunan Asap Genset, Anaknya Meninggal

Satu keluarga yang tinggal di Perumahan Putra Mas Residen, Jalan Rawa Jaya, RT 10, RW 03, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Minggu (9/6) malam, menjadi korban keracunan asap karbon monoksida (CO) dari genset yang mereka nyalakan.

Pada kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia.  Korban Dedi Susanto (32) dan istrinya Sri Wulandari (29) harus dilarikan ke Rumah Sakit Dr Mohammad Hoesin (RSMH) untuk menjalani perawatan intensif.

Sedangkan anak laki-laki mereka, Marfel (10) meregang nyawa. Jenazahnya dievakuasi ke Instalasi Forensik RS Bhayangkara untuk divisum.

Dari keterangan Anton (33), kakak Sri Wulandari, dirinya merasa bingsal (resah, red) saat melihat rumah korban yang berada tak jauh dari rumahnya, masih tertutup.

Sementara, hari sudah siang. “Biasonyo lah bangun. Aku gedor dak nyahut. Jadi, pas didobrak, ketigonyo lah tekapar, di kamar tidur,” ujar Anton saat ditemui di RS Bhayangkara, Senin (10/6).

Kompleks perumahan yang mereka tempati, lanjut Anton, adalah kompleks baru. Aliran listriknya belum ada. Jadi sebagian penghuni menggunakan genset.

Keluarga korban sendiri, menggunakan genset merek Atomic Power by Motoyama Group 1.114 W, AP 2200 Gasoline Generator.

Nah, kebiasaan setiap hari, lanjutnya, korban Marfel selalu ke rumahnya. Namun, lanjut Anton, korban tak kunjung datang.

“Bingsal aku. Makonyo aku datangi rumahnyo. Dak nyangko kejadian ini,” lanjutnya. Anton menyebut, Sri dan Dedi baru beberapa hari menempati rumah yang berada di perumahan tersebut.

Kapolsek Sukarami Kompol Rivanda mengatakan, pihaknya masih menunggu keterangan dari korban yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSMH. “Dugaannya ya keracunan asap genset,” tutur Rivanda. Terpisah, dokter forensik

RS Bhayangkara Kompol Dr Mansuri mengatakan, dari pemeriksaan luar, ada perubahan warna di kulit wajah korban. “Ya, dugaan keracunan gas atau asap dari genset,” ujar Dr Mansuri. (vis)

Komentar

Berita Lainnya