oleh

Satu Lagi, Otak Pelaku Perampokan Warga CGC Ditangkap Jatanras Polda Sumsel

SUMEKS.CO – Tak berselang lama menangkap pelaku Joni alias Usman Cobra, Rabu (1/7), kini giliran pelaku Rustam (40) warga Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Palembang ditangkap Unit II Subdit III Jatanras Polda Sumsel, Kamis (2/7) sekitar pukul 17.00 WIB pimpinan Kanit II Jatanras Polda Sumsel, Kompol Bakhtiar dan Panit II Jatanras Polda Sumsel, AKP Willy Oscar, SE.

Pelaku Rustam merupakan otak pelaku dari perampokan mobil pajero sport milik
Surati (38) warga Komplek Citra Grand City (CGC) Blok D-8 nomor 05 Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang dengan mengaku anggota polisi.

Sebelum melakukan perampokan mobil pajero sport, pelaku Rustam terlebih dahulu melakukan perampokan mobil Inovva BG 1761 ZE dikawasan Tegal Binangun, Palembang, Jumat (26/6) lalu, bersama rekanya Dika yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

Modus tersangka sama persis saat melakukan aksi perampokan mobil Pajero Sport di Jl Soekarno Hatta, Palembang dengan berpura-pura menjadi anggota polisi.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi, SIk, mengatakan, tersangka diamankan dirumahnya tanpa ada perlawanan, bersama barang bukti berupa satu unit mobil Innova BG 1761 ZE dan AC , Bamper Depan dan MP3 Player mobil Pajero.

Selama buron Rustam tidak kemana mana hanya di rumah saja. Bahkan barang – barang yang dipretelinnya masih dia simpan dan belum dijual karena takut.

” Ide merampok dari Dika, kenal dika lewat FB. Saat merencanakan aksi perampokan juga dari FB. Untuk mobil Innova juga belum aku apa – apakan masih aku simpan di rumah . Aku tidak berani menjual mobil tersebut,” terang Rustam.

Sebelum kejadian, Dika menyuruh Rustam untuk membeli kaos polisi, celana dan borgol. Setelah membeli barang-barang tersebut, Rustam melakukan aksinya bersama Dika merampok mobil Innova BG 1761 ZE, Jumat (26/6) di kawasan Tegal Binangun.

Dalam jangka waktu tiga hari setelah merampok mobil Innova, Rustam bersama Joni (46) alias Usman Cobra melakukan aksi perampokan kembali di Jl Soekarno Hatta persis di depan sekolah harapan.

Yang menjadi korban saat itu Surati (38), Korban sendiri sedang mengendarai mobil Pajero Sport BD 113 RI dihadang oleh kedua pelaku mengendarai sepeda motor Yamaha N-Max persis di depan sekolah harapan Jl Soekarno Hatta Palembang.

Pelaku kemudian berpura pura memeriksa mobil yang dikendarai korban, bahwa mobil yang dikendarai korban membawa narkoba. Tidak menemukan barang bukti, Pelaku akan membawa korban ke Polsek untuk penindakan lebih lanjut

Selanjutnya kedua pelaku menyuruh korban untuk pindah ke kursi belakang sopir dengan tangan diborgol. Pelaku Joni mengendarai sepeda motor mengikuti mobil tersebut dari belakang.

Setibanya di Jl Irigasi Pakjo Palembang, pelaku Rustam menyuruh korban meminta korban untuk turun dari mobil dan pindah ke motor.

Dengan tangan masih diborgol, korban tidak bisa keluar dari mobil dan kedua pelaku berinisiatif untuk menggendong korban ke motor.

Ketika dijalan, pelaku Joni menghentikan motor yang dikendarainya meminta korban untuk turun dari motor dan pada saat itu la pelaku Joni langsung meninggalkan korban. Mobil Pajero Sport korban yang dikendarai Pelaku Rustam dibawa kabur.

Kondisi tangan masih terborgol, korban pulang dengan berjalan kaki menuju rumah. Sesampainya di Komplek Citra Grand City, korban meminta bantuan satpam untuk mengantar ke Polsek Sukarami karena telah menjadi korban perampokan.

“Sebelum melakukan perampokan saya sempat menidurkan anaknya terlebih dahulu. Saya melakukan perampokan ini karena tuntutan ekonomi, karena saya telah becerai dengan istri,” terang Rustam kepada Sumeks.co

Suryadi menghimbau untuk pelaku Dika ( DPO) untuk segera menyerahkan diri. Cepat atau lambat akan segera kami tangkap. “Untuk barang bukti masih kita dalami dulu ,” pungkasnya. (TJ)

Komentar

Berita Lainnya