oleh

Satu Warga Sumsel Pulang Usai Karantina di Natuna

PALEMBANG – Menteri Kesehatan RI, Dr Terawan memastikan jika seluruh WNI yang saat in iberada di Natuna bisa dikembalikan ke keluarga masing-masing. Itu setelah dikeluarkannya surat keterangan yang menyebut jika masa observasi akan berakhir pada Sabtu (15/2) siang.

Dalam keterangan tersebut, seluruh warga yang diobservasi akan diberikan Surat Keterangan Sehat dan sepanjang tidak menunjukkan gejala dan tanda berkaitan Coronavirus Disease (COVID-19). Mereka akan dilepas oleh Menko PMK dan Menkes langsung dari Natuna untuk bertolak ke Jakarta.

Dari Jakarta, melalui pendampingan dari Dirjen Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sebanyak 238 orang yang diobservasi ditambah tim Kementerian Luar Negeri, 18 Pegawai Batik Air, dan tim penjemput akan dipulangkan ke daerah masing-masing.

Satu diantara WNI yang diobservasi tercatat bernama Heni Fitriani, warga Sumsel. Ia diperkirakan tiba di Palembang pada Sabtu sore. Seperti diungkapkan oleh Sumarjaya kepada sumeks.co saat dikonfirmasi malam ini.

“Kabar terakhirnya mereka sehat. Mudah-mudahan tidak ada kendala lagi. Karena kalau sudah dipulangkan, kemungkinan terkena virus tidak ada lagi,”ungkapnya. Dijelaskannya, sebagai perwakilan di Sumsel, pihaknya saat ini juga masih menunggu jadwal pasti penerbangan Heni ke Palembang.

“Kami hanya dari kantor perwakilan sumsel untuk penjemputan dan segala macamnya. Sekarnag masih standby karena informasinya sore (besok). Mudahh-mudahan tidak ada kendala,”kata Jaya. Seperti yang disampaikan oleh Mendagri Tito Karnavian sebelumnya, untuk bisa menerima kondisi WNI yang diobservasi ini.

Sebab, dengan selesainya proses observasi yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, tentunya kondisi WNI ini sudah baik dan jangan dianggap sebagai orang yang bermasalah secara kesehatan. (aja/jpnn)

Komentar

Berita Lainnya