oleh

Sebagai Atlet Binaraga, Monica Tak Mau Pasangan Berotot

Bagi sebagian orang, perempuan bertubuh kekar dan berotot dianggap tak lazim. Namun, bagi Monica Sinatra, itulah sebuah tantangan. Atlet binaraga yang sering disebut punya wajah bak Angelina Jolie tersebut nyaman dengan bodi berotot. Apa sih motivasi Monica? Berikut wawancaranya

Apa motivasi terbesar Monica membentuk badan menjadi berotot?

Awal-awal nge-gym sih karena pengin kurus. Dulu berat badanku mencapai 58 kilogram, sekarang 48 kilogram. Terus, karena emang suka extreme sports. Aku juga pengin tahu aja perempuan bisa nggak sih berotot. Pengin ngebuktiin gitu.

Butuh waktu berapa lama biar badan jadi?

Bergantung kondisi badan kita. Kalau aku, sejak 2014, badan kebentuk, tapi otot-ototnya belum seperti sekarang.

Latihan rutinnya apa aja? Salah satunya, lari dengan perut kosong selama satu jam setiap hari?

Iya, jadi aku biasa bangun sekitar jam 4 pagi. Nah, pada jam 5 atau jam 6 aku lari pagi. Sebelumnya, aku cuma minum satu gelas air putih. Selain itu, aku latihan bahu, perut, punggung, dan kaki. Dirotasi aja sih selang-seling.

Bagaimana dengan pola makanmu? Ada pantangan?

Aku makan apa aja asal bukan yang goreng-gorengan. Kalau aku lagi ikut kompetisi, baru pantangannya lebih ketat. Nggak boleh makan gorengan dan berbumbu, baik yang mengandung garam maupun gula.

Manfaat yang dirasakan?

Ngerasa seluruh badan mulai dari otak sampai otot lebih fresh. Pola hidupku lebih teratur. Buatku ngegym itu nggak cuma buat ngebentuk badan, tapi buat ngelatih disiplin juga.

Sebagai atlet binaraga kelas sport model, apa kompetisi terdekat yang bakal kamu ikuti? Persiapannya berapa lama?

Kejuaraan NABBA, seharusnya sih November tahun lalu di Bali karena Indonesia menjadi tuan rumah. Tapi, berhubung ada pandemi, diundur November 2021. Biasanya, persiapan dimulai sekitar 3–4 bulan sebelum acara. Jadi, sekarang aku masih santai.

Perempuan dengan bodi berotot gini jarang ada. Bahkan mungkin dianggap aneh. Pernah dapat komentar nggak enak?

Banyak banget, tapi aku nggak peduli sama omongan orang. Senyamannya aku aja. Dari awal pun, aku udah diprotes orang tua karena mau berotot. Justru karena jarang banget ada perempuan yang berotot, aku jadi penasaran. Tambah tertantang gitu.

Tipe pasangan apa harus yang berbadan kekar juga?

Enggak harus sih, enggak ada tipe khusus. Justru kayaknya aku nggak terlalu suka cowok berbadan kekar deh, karena udah sering, hehehe.

Ngerasa susah dapet pacar karena bodi berotot?

Hmm… mungkin, tapi kayaknya sih iya begitu. Soalnya, banyak banget yang nanya kok perempuan berotot. Mungkin cowok-cowok minder ya. Di tempat gym aja, kalau aku datang, cowok-cowok pada minggir, hahaha… (*/Jp)

Komentar

Berita Lainnya