oleh

Sebelum Ditangkap, Perampok Penumpang Speedboat Ini Sempat Terjun ke Sungai Musi

SUMEKS.CO – Tersangka Saribi (30), warga Jl Pangeran Antasari, Lr Tembusan, Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan IT I, Palembang, Jumat (4/12/2020) siang berhasil ditangkap Unit 4 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Namun, Saribi yang menjadi buronan selama 9 bulan ini mengetahui kedatangan polisi mencoba kabur dengan cara melompat ke Sungai Musi di Kelurahan 10 Ulu. Tersangka langsung diamankan ke Polda Sumsel setelah sebelumnya dilumpuhkan.

Di hadapan polisi, tersangka mengaku saat beraksi bersama temannya Rian, Dede dan Mursal. Semuanya berhasil ditangkap dan saat ini sudah menjalani hukuman.

Saat kejadian Sabtu (22/2/2020) siang, korban Riki Putra Ananda (21), warga Desa Sri Agung, Kecamatan Karang Agung Ilir, Kabupaten Banyuasin untuk mengambil barang di speedboat jurusan Karang Agung di Dermaga BKB.

Saat korban berjalan di Dermaga, pelaku Rian bertanya kepada korban akan pergi kemana dan dijawab hendak mengambil barang. Lalu ditanya Rian lagi, apa jaminannya, korban pun memberikan dompet berisi KTP dan uang Rp50 ribu.

Ternyata pelaku Rian kurang puas, lalu korban ditarik ke warung sambil leher dicekik dan ditodong dengan pisau, korban pun mengeluarkan kunci sepeda motor miliknya sambil menunjukkan sepeda motor di parkirkan.

Sementara pelaku Dede dan Mursal mengambil ponsel korban dan langsung kabur.

“Aku diajak Rian jadi ikut bae. Saat korban datang langsung ditanyo samo Rian. Aku tugasnyo kernet speedboat. Rian yang mencekik korban dan menodongkan pisau yang dia bawa,” kata tersangka.

Tersangka Saribi dan Rian langsung membawa sepeda motor milik korban ke SP Padang, Kabupaten OKI untuk dijual.

“Motor tersebut dijual seharga Rp 2,7 juta dan aku yang bawaknyo. Aku dapat Rp 1 juta sedangkan Rian mengambil sisonyo. Setelah kejadian itu dia tidak pernah lagi bertemu dengan tiga tersangka lainnya,” tambahnya.

Menurut Saribi, uang hasil jual motor digunakannya untuk kebutuhan sehari-hari. Dan sejak kejadian, dia selalu berpindah-pindah.

“Dulu rumah aku di 4 Ulu, sekarang pindah ke 14 Ilir. Aku begawe di tempat jualan ikan Pak di pasar 10 Ulu,” ungkapnya.(dho)

Komentar

Berita Lainnya