oleh

Sebelum Masuk Polri, Bharada (Anumerta) Aldy Sempat Jadi Buruh

-Lainnya-355 views

Bharada (Anumerta) Aldy, anggota Resimen II Pasukan Pelopor Brimob Kelapa Dua Jakarta, menjadi korban penembakan kelompok sipil bersenjata di Nduga Papua. Sosok pemuda itu menjadi perbincangan warga Nunukan, Kalimantan Utara.

Ayah Aldy bernama Amir di Nunukan, menuturkan, selepas tamat SMA pada tahun 2016 anaknya sempat menganggur satu tahun. Sebelum memutuskan mendaftar polri pada tahun 2017, Aldy bekerja sebagai buruh di Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan membantu ayahnya. “Dia punya cita-cita untuk mendaftar anggota Polri. Saya sebagai sehingga orangtuanya mengizinkannya mendaftar brimob pada 2017,” kata Amir di Nunukan, Kamis (21/03).

Amir sangat sedih ketika mendengar kabar anaknya meninggal dunia akibat luka tembak kelompok bersenjata di Kabupaten Nduga pada Rabu (20/03) sekira pukul 08.00 wita. Pagi itu, dia sedang bekerja di Pelabuhan Tunon Taka sebagai buruh bantu. Tiba – tiba dirinay mendapatkan telepon. “Saya sangat sedih pak,” tuturnya sambil bergegas berangkat ke Tarakan menjemput jenazah anaknya yang rencananya tiba malam nanti dari Balikpapan menggunakan menggunakan pesawat Lion Air.

“Sejak lepas pendidikan Polri tahun 2018, Aldy langsung ditempatkan di Resimen II Pasukan Pelopor Brimob Jakarta. Selama itu dia belum pernah pulang ke Nunukan,” imbuhnya. Hingga akhirnya dia diberangkatkan oleh negara sebagai pasukan pengamanan di Kabupaten Nduga.

Sepekan sebelum berangkat bersama rekannya ke Kabupaten Nduga, kata Amir, sempat menelepon untuk minta izin. “Dia sempat nelpon minta izin mau ke Papua,” lanjut Amir. Sebagai orangtua, dia memberikan izin karena tugas negara.

Kabarnya, orangtua Aldy saat mendaftar polri pada tahun 2017, asuransi tenaga kerja (astek) dijual untuk membiayai pemdaftaran almarhum. Saat ini, ayah almarhum bekerja sebagai pembudidaya rumput laut. Sedangkan ibunya telah meninggal dunia sebelum almarhum mendaftar Polri.

Aldy gugur akibat ditembak kelompok sipil bersenjata ketika bertugas pengamanan bandara di Kabupaten Nduga menyambut kedatangan helikopter yang ditumpangi Komandan Satgas Newangkawi pada Rabu (20/3) sekira pukul 07.30 wita. Selain almarhum, dua anggota polri lainnya turut menjadi korban. Yakni Ipda Arif Rahman dan Bharada Rafiq Fitrah Kurniawan. Arif Rahman mengalami luka tembak pada bahu kiri tembus ke belakang dan Rafiq Fitrah luka pada pinggang kanan bagian belakang.(rh/fin)

Komentar

Berita Lainnya