oleh

Sebelum Menikah, Pasangan Catin Bakal Dites Urine

EMPAT LAWANG – BNN Kabupaten Empat Lawang akan membuat program tes urine kepada pasangan calon pegantin (Catin) yang akan melangsungkan pernikahan. Hal ini untuk memastikan, apakah Catin pemakai narkoba atau tidak.

Rencana tersebut akan dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang akan dibuat BNN Empat Lawang bersama Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Empat Lawang.

Kepalan BNN AKBP Syahril melalui Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Azhari mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kankemeng Kabupaten Empat Lawang

“Kankemenag menyambut itu, dan siap menyusun bersama MoU yang kita maksutd” jelas Azhari.

Jika MoU nantinya sudah ditandatangani, dapat dipastikan, pasangan Catin jika ingin mencatatkan pernikahannnya di Kankemenag, salah satu syarat harus terlebih menjalani tes urine.

Namun mesti dipahami, tujuan dari tes urine ini bukan untuk menghalangi seseorang untuk menikah, namun untuk memastikan saja apakah Catin itu pemakai Narkoba atau bukan.

“Seandainya terbukti ada Catin yang positif Narkoba, pernikahan tetap bisa dilangsungkan, kita dari BNN hanya memberikan rekomendasi ke yang bersangkutan dan calon pasangannya, apa saja yang harus dilakukan agar kedepannya Catin pemakai Narkoba ini tidak lagi menjadi pemakai Narkoba. Bukan ingin masuk ke ranah pribadi seseorang,” tegasnya.

Selain persoalan Narkoba, pasangan Catin yang akan melangsungkan pernikahan akan dilakukan pemeriksaan kesehatan. Hasil dari pemeriksaan kesehatan nantinya, akan menjadi acuan bagi pasanganya untuk mengantisipasi segala hal tentang kesehatan pasangannya, sehingga apa yang dikhawatirkan kedepannya dapat diantisipasi sedini mungkin.

“Jika nanti mereka punya keturunan, diharapkan keturunannya itu adalah keturunan yang sehat, tidak terinveksi penyakit menular atau terkontaminasi zat berbahaya seperti yang terkandung dalam Narkoba,” urainya.

Tentu saja rencana tes urine terhadap pasangan Catin ini bukan tanpa hambatan. BNN Kabupaten Empat Lawang dan Kankemenag Empat Lawang, kata Azhari, menyadari betul persoalan anggaran untuk pembelian alat tes urine yang harus disediakan. Sebab tidak mungkin membebankan pembelian alat tes ke pasangan Catin.

“Karena nanti dikira ada pungli ke pasangan Catin. Makanya saya sampaikan ke pihak Kemenag, nanti akan kita upayakan berkomunikasi dengan Bupati Empat Lawang, untuk dapat memberikan solusi terbaik tentang rencana ini,” ucapnya.

Lebih lanjut disampaikannya, dalam koordinasi antara pihaknya dengan Kankemenag Empat Lawang, juga membahas rencana penyampaian materi tentang bahaya Narkoba oleh penyuluh agama dalam setiap kegiatan penyuluhan ke masyarakat.

“Kita juga membahas itu. Jadi, setiap penyuluh agama, saat melaksanakan kegiatan penyuluhan ke masyarakat, diharapkan dapat memasukan materi tentang bahaya Narkoba,” tandasnya. (eno)

Komentar

Berita Lainnya