oleh

Segera Inventarisasi Desa Tak Teraliri Listrik

MUARA ENIM – Pemerintah Kabupaten Muara Enim akan segera melakukan inventarisasi desa-desa yang belum teraliri listrik dari PLN. Sejauh ini baru terdata tiga desa diwilayah Kecematan Semendo Raya yang hingga kini belum tersentuh listrik.

Hal ini diutarakan Plh Bupati Muara Enim H Nasrun Umar (HNU) saat menerima silaturahmi Manager PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan Muara Enim (ULP) Rudi Setiawan beserta jajarannya di Kantor Bupati Muara Enim, Kamis (25/2).

Dihapadan jajaran manager PLN ULP Muara Enim, Plh Bupati menginstruksikan Perangkat Daerah teknis terkait yang membidangi masalah listrik agar dapat menginventarisir Desa atau Talang (Desa tertinggal) yang belum teraliri listrik. “Karena saat ini listrik merupakan kebutuhan primer masyarakat dan kita sebagai Pemerintah Daerah punya kewajiban dan tanggung jawab untuk memenuhi itu semua,”kata HNU.

HNU mengatakan sejauh ini ada tiga Desa di Semendo Raya yaitu Desa Tanjung Tiga, Pelakat dan Danau Gerak) yang belum mendapat aliran listrik. Memang diakuinya beberapa titik di Kabupaten Muara Enim yang belum teraliri listrik karena terdapat beberapa kendala dilapangan seperti faktor alam, akses yang susah ditempuh (perbukitan) serta kendala lain.

Untuk itu pihaknya kembali menegaskan masyarakat harus mendapatkan aliran jaringan listrik. “Karena itu merupakan salah satu program dari pemerintah pusat hingga daerah untuk membuka ketertinggalan dan keterisolasian daerah,”jelasnya.

Lebih lanjut, dirinya juga optimis kedepan Pemkab Muara Enim bersama PT PLN akan terus berusaha dalam mengatasi segala kendala tersebut untuk menerangi Bumi Serasan Sekundang sampai kepelosok Desa.

Sementara itu, Manajer PT PLN Muara Enim Rudi Setiawan menjelaskan persoalan desa-desa di Kabupaten Muara Enim yang belum teraliri listrik sudah diusulkannya di pusat tapi sampai sekarang belum terealisasi. “IsyaAllah tahun ini (2021) bisa terealisasi karena ini juga menjadi PR PLN,”terang Rudi.

Dari sisi pelayanan Rudi mengakui ULP Muara Enim memang belum memuaskan karena masih sering terjadi gangguan yang penyebabnya bisa dari gangguna hewan, tanam tumbuh dan lainnya.

Dirinya pun meminta bantuan kerjasama Pemkab Muara Enim untuk menebang atau memangkas pohon yang menggangu kabel atau tiang listrik. “Dengan begitu minimal kita bisa meminimalisir ganguan tersebut sehingga pelayanan kepada masyarkat dapat termaksimalkan,”ujarnya.(nop/ozi)

Komentar

Berita Lainnya