oleh

Segmen Fleet Sokong Sales

JAKARTA – Industri otomotif terus menunjukkan tren positif sejak Juni lalu ditengah terpaan pandemi Covid-19. Suzuki jadi salah satu produsen yang mengalami minus penjualan (dibandingkan 2019) paling kecil, hanya 23,8 persen. Jika tahun lalu penjualan Januari-September mencapai 74.822 unit, periode yang sama 2020 hanya 50.937 unit atau minus 23 ribu unit.

Salah satu pendorong pasarnya adalah Karimun Wagon R. Pada semester kedua (yang sedang berjalan), bertahap terjadi pertumbuhan untuk segmen fleet. “Penjualan Karimun Wagon R untuk segmen fleet memang meningkat. Bahkan pada September peningkatannya mencapai 215 persen dibandingkan Agustus. Selain karena harganya kompetitif dan irit bahan bakar, Karimun Wagon R adalah mobil yang sesuai digunakan untuk kendaraan operasional maupun pribadi karena berbagai keunggulannya,” ujar Sukma Dewi, Asst To Dept Head Sales 4W Suzuki Indomobil Sales (SIS), kemarin.

Ia menjelaskan, kontribusi segmen fleet terhadap peningkatan penjualannya didominasi beberapa bidang usaha. Seperti FMCG, industri keuangan hingga farmasi. Menurutnya, bodinya yang ringkas tidak membuat ruang kabinnya kecil jadi salah satu keunggulan yang dicari perusahaan untuk kendaraan operasionalnya. “Juga karena value for money sehingga sejak lama jadi andalan banyak industri untuk menjangkau konsumen di berbagai wilayah terpencil di seluruh Indonesia,” bebernya.

Pada September lalu, penjualan kendaraan LCGC ini secara umum juga terdongkrak. Dari sisi whole sales terjadi peningkatan 106 persen, sedangkam retail sales tumbuh 44 persen. “Meskipun pasar otomotif nasional belum stabil sepenuhnya karena kontraksi akibat pandemi, namun kami berharap dapat terus mencatatkan perkembangan yang positif terhadap angka penjualan dan pangsa pasar. Baik untuk konsumen perorangan maupun segmen fleet yang berkontribusi secara langsung dalam pemulihan aktivitas ekonomi nasional,” tukasnya.(rei)

Komentar

Berita Lainnya