oleh

Sejak Dibuka Jalan Poros Tebing Tinggi-Pendopo, Harga Tanah Melejit!

EMPAT LAWANG – Sejak dibukanya akses Jalan Poros Tebing Tinggi-Pendopo, harga tanah di kawasan tersebut mulai mengalami kenaikan.

Tak tanggung-tanggung, beberapa bulan lalu, bila kenaikan harga masih pada kisaran 60 persen, saat ini kenaikan sudah melebihi 100 persen.

Untuk satu hektar tanah yang berlokasi pada bagian depan sudah mencapai Rp500 juta lebih. Padahal, beberapa bulan yang lalu harga tanah masih pada kisaran Rp300 juta per hektar. Sementara untuk tanah yang berlokasi pada bagian dalam harga tanah Rp200 juta perhektar.

Dalam menjual lahan tanah, warga pemilik lahan umumnya menjual kavlingan dengan luas 10 x 20 meter. Untuk kavlingan ini, harga yang dipatok pemilik tanah berkisar antara Rp 60-70 juta.

Meskipun harga tanah melambung tinggi, namun minat masyarakat untuk memiliki tanah cukup tinggi. Terbukti, calon pembeli mulai berdatangan melakukan penawaran, bahkan ada yang sudah berani melakukan pengukuran.

Calon pembeli yang datang berasal dari Kabupaten Lahat, Lubuklinggau, Musirawas, Pagaralam dan Palembang.

“Kita terpaksa menaikkan harga tanah, karena permintaan dari masyarakat cukup banyak,’’ ujar Kiki yang mengaku mempunyai lahan sekitar 2 ha lebih.

Menurut dia, sebelum dibukanya jalan poros tanahnya merupakan areal perkebunan karet dan sawah. “Dulu tanah ini saya beli Rp 5-10 juta per hektar,’’ jelasnya.

Hal senada juga diakui Levi. Pembukaan jalan poros membawa keberuntungan tersendiri bagi pria yang bekerja sebagai wiraswasta ini. Puluhan hektar tanahnya kebetulan berada di sekitar lokasi.

“Saya belum ada rencana untuk menjual tanah, mungkin setelah jalan poros sudah ramai, baru akan saya jual,’’ katanya. (eno)

 

Komentar

Berita Lainnya