oleh

Sejarah Baru di DBL West Nusa Tenggara Series, Bagaimana DBL di Palembang?

SUMEKS.CO- Sejarah baru tercatat di DBL 2021 West Nusa Tenggara Series. Tim putra dan putri SMAN 5 Mataram berhasil mengawinkan gelarnya di musim ini. Smala (julukan SMAN 5) jadi sekolah pertama yang bisa mengawinkan gelar selama perhelatan DBL seri NTB sejak tahun 2008 lalu. Kepastian itu menyusul keberhasilan tim putranya mengandaskan laju SMAN 2 Mataram di final, dengan skor 62-49.

Baagaimana DBL South Sumatera Series di Palembang? Ajang pelajar dengan standar prokes  ini sedang melakukan persipan . Baik sarana arenanya maupun tim pelajar nya. ”Semoga lancar,”jelas Manager Sumeks Event Organizer  Zaitun di dampingi Pantia DBL Surabaya M Iqbal.

Ya kembali ke Mataram. Unggul postur badan, membuat para penggawa Smala berani bermain di paint area lawannya. Yakobus Reyfael menjadi pendobrak serangan bagi Smala. Pemain dengan tinggi 175 sentimeter itu kerap melakukan body contact ke dalam, supaya bisa mencetak poin bagi timnya. Dirinya, tercatat menyumbangkan 4 poin untuk keunggulan timnya. Kuarter pertama ditutup 13-8 untuk Smala.

Menginjak kuarter kedua, Smanda (julukan SMAN 2) mulai bisa menemukan ritme pertandingan. Made Surya Wikan, langsung mengejutkan barisan pertahanan Smala. Memanfaatkan kelengahan lini bertahan lawa, pemain bernomor punggung 4 itu berhasil mencploskan empat poin sekaligus, skor beda tipis 13-12 di awal laga. Smala cepat merespons, mereka langusng mengambil time out awal babak kedua ini.

blank

Usai time out, Smala mencoba menstabilkan permainan. Sedikit demi sedikit, Reyfael dkk menambah pundi-pundi poin demi menjauh dari Smanda. Giliran Reinaldy Surya yang memanfaatkan kesalahan dari pemain Smanda, untuk menambah dua angka bagi timnya. Smanda tak tinggal diam. Tim besutan Andre Pradhana itu terus berusaha menobrak lini pertahanan lawannya.

Momentum terjadi untuk Smanda, kala Made Surya mencetak tri poin untuk mengubah kedudukan jadi 17-17. Pertandingan mulai berjalan ketat. Tak lama kecolongan, Nyoman Rendy forwarda Smala berhasil menceploskan dua poin untuk mengubah skor menjadi 19-17, Smala menjaga keunggulan.

Smala terus memperlebar keadaan. Mereka begitu mendominasi pertandingan dan mengunci pergerakan pemain Smanda. Di sisa satu menit terakhir, Reinaldy kembali mencetak tri poin bagi Smanda. Ditambah Zavier Airmaryansyah menceploskan satu bola. Smala berlari menjauh hingga kuarter kedua usai 26-19.

Beranjak di dua kuarter terakhir, Smanda mulai mencoba mencetak poin melalui tembakan tiga angka. Pergerakan mesin poin mereka, Aditya Putra benar-benar dimatikan oleh para pemain Smala. Smanda sendiri tidak pernah unggul satu angka dari Smala sejak babak pertama. Sesekali mereka terus memangkas margin skor.

blank

Namun, tim asuhan Muhammad Syahriel tidak mau kalah. Mereka terus menjaga momentum, supaya leading atas rivalnya itu. Kuarter ketiga masih milik Smala dengan skor 45-38. Memasuki kuarter penentu, salah satu pemain Smala, Sandu terkena foul out. Tapi, hal itu tak berpengaruh banyak di tim Smala.

Sebab, mereka memang memiliki skuad yang rata. Baik pemain inti maupun cadangan. Rotasi yang dilakukan coach Syahriel berjalan dengan baik. Pemain bench dari Smala pun tak canggung menghadapi skuad Smanda yang mulai frustasi lantaran sulit menembus pertahanan lawan.

Aditya sempat mencetak dua angka dari free throw, Namun, tambahan dua poin itu tak cukup mengejar ketertinggalan. Smala mengunci gelar juara untuk keempat kalinya dengan kedudukan 62-49.  (dbl/tim)

Komentar

Berita Lainnya