oleh

Selama Kerja di Rumah, Ibu Hamil di Pagaralam Capai 2.350  

PAGARALAM – Dalam kurun waktu 2 bulan, selama pandemi Covid-19, angka kehamilan di Kota Pagaralam berjalan landai. Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kota Pagaralam berhasil mencatat 2.350 perempuan positif hamil, pada periode Maret hingga April 2020.

Kepala Dinas PPKBP3A Kota Pagaralam Drs Hermawan MM melalui Sekretaris Dra Minarni MKM mengungkapkan, angka perempuan positif hamil di Pagaralam, selama pandemi Covid-19 tidak begitu mengalami peningkatan, bahkan pada April 2020 pun sedikit mengalami penurunan.

“Kalau kita lihat dari laporan data, yang berhasil kita kumpulkan dari petugas KB di lima Kecamatan se-Kota Pagaralam. Untuk angka perempuan positif hamil di Pagaralam, selama pandemi Covid-19 tidak begitu tinggi atau berdampak, malah angka perempuan positif hamil di bulan April 2020 pun cenderung menunjukkan penurunan,” terang Minarni.

Minarni pun menyebut, bahwa untuk data perempuan positif hamil di Pagaralam pada Maret 2020 ada 1.176, sedangkan pada April 2020 tercatat ada 1.174, sehingga bila ditotalkan selam 2 bulan ini, ada sekira 2.350 perempuan positif hamil selama pandemi Covid-19. Dan diprediksi di Juni 2020 nanti, angka perempuan positif hamil ini pun bisa meningkat.

“Bila kita lihat pada akhir tahun lalu, kejadian nikah di Pagaralam cendrung tinggi, dari petugas KB yang kita tanyakan pun menyebutkan, penyumbang angka perempuan positif hamil di bulan Maret dan April, merupakan mereka pasangan pengantin baru, yang memeriksakan kehamilan di Posyandu, saat memasuki masa kehamilan bulan ke-2 maupun ke-3, ketika sudah yakin positif hamil,” jelasnya.

Untuk presentase kenaikan angka perempuan positif hamil sendiri, tambah Minarni, dirinya meyakini bisa mencapai di kisaran angka 15% – 20%, sehingga bisa dibilang akan ada kenaikan jumlah penduduk selama pandemi Covid-19 di Kota Pagaralam. Perempuan yang positif hamil itu, kebanyakan adalah mereka yang melepaskan KB.

Selain itu, angka kehamilan tersebut bisa jadi setelah ada imbauan, agar tetap di rumah saja. “Kita berharap kepada masyarakat, terkhusus kaum ibu jangan pernah untuk putus ber-KB. Untuk obat dan alat KB cukup tersedia di DPPKBP3A Kota Pagaralam,” pungkasnya. (ald)

 

Komentar

Berita Lainnya