oleh

Selisih Paham, Kakak Bantu Habisi Nyawa Musuh Adiknya

-Hukum-67 views

SUMEKS.CO – Diduga hanya selisih paham, Dedi Hermanto (43), warga Jl STMP ubi, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, tewas setelah dianiaya oleh Muslim (39), warga Jl Sukadamai, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatam Sukarami, Selasa (10/9) sore.

Tersangka Muslim akhirnya menyerahkan diri ke Mapolsek Sukarami setelah mengetahui korbannya meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke RS Myria usai kejadian.

Kepada petugas tersangka Muslim mengaku, tidak ada niat untuk terlibat keributan dengan korbannya. Korban ditemui tersangka saat berada di Jl Pengadilan Tinggi, Komplek Pulau Gadung Permai, Blok A, Kecamatan Alang Alang Lebar setelah lebih dulu ribut dengan adiknya Alen (25).

“Aku sedang duduk di rumah orang tuo, adik aku Alen masuk ke rumah ngambek pedang di dapur. Terus aku tanyo untuk apo, dio jawab nak ribut dengan wong. Terus diam-diam aku ikuti dio keluar rumah,” aku Muslim.

Sampai di lokasi kejadian, Alen tidak bertemu dengan korban. Namun tidak lama kemudian datang lagi adiknya tersangka yang bernama panggilan Kuyung.

“Dio ngomong sudah ketemu dengan korban. Terus didatangi baik-baik ke rumah korban. Saat sedang ngobrol-ngobrol itulah korban datang langsung melempar kursi ke arah Alen. Aku kejar, kareno takut dio yang duluan langsung aku tujah dengan pisau keno bagian perutnyo,” beber tersangka.

Kapolsek Sukarami Kompol Rivanda SIk mengatakan, saat ini pihaknya masih mendalami motif dari penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal duni akibat luka tusuk di bagian perutnya.

“Sempat dirawat di RS Myria, setelah dibawa anggota kita yang mendapati korban tergeletak bersimbah darah. Sempat kita bawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Usai kejadian, malam harinya pelaku penusukan menyerahkan diri, dua pelaku lain yang masih satu keluarga masih dalam pengejaran,” terang Kapolsek.(dho)

Komentar

Berita Lainnya