oleh

Selvia Ditemukan Tewas di Sungai Lematang

-Headline, Hukum-1.746 views

*)Sebelumnya Ponia, Ibu Selvia Ditemukan Terjepit di Bebatuan

LAHAT – Selvia Permata Sari (13) remaja putri yang sebelumnya hilang bersama Poniya (48) ditemukan, sekitar pukul 11.30 WIB, Jumat (28/12).

Warga Jembat Beringin, Kelurahan Beringin Pagaralam ini ditemukan tewas di Sungai Lematang.

Persisnya di Desa Lubuk Selo, Kecamatan Gumay Ulu, Lahat.

Informasi yang dihimpun, awalnya jenazah ditemukan Yofi Saputra (35) bersama warga lainnya.

Selanjutnya penemuan tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian.

Sekira jam 14.30 WIB, anggota Polsek Pulau Pinang bersama-sama dengan Anggota Babinsa Koramil Pulau Pinang dan BPBD Lahat dibantu beberapa warga dipimpin mengevakuasi mayat tersebut kemudian dibawa ke RSUD Lahat.

Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap melalui Kaut Humas Polres Lahat Ipda Sabar mengungkapkan diduga kuat mayat tersebut merupakan anak kandung dari Mayat Poniya.

Sebelumnya Poniya ditemukan Senin (24/12) di Sungai Lematang di Dusun II Lekung Daun, Desa Kedaton Kecamatan Pagar Gunung, Lahat. “Untuk penyebab kematian masih lidik,” ungkapnya.

Saat ditemukan  muka dalam keadaan rusak hingga sulit dikenali. Rambut di kepala telah habis (botak), dagu dan rahang rusak, dari atas hingga ke bagian dada terdapat memar warna merah kebiruan.

Terdapat luka robek di punggung belakang, bagian bokong/pantat telah rusak/berlobang besar, bagian rusuk sebelah kanan memar kebiruan.

Mengenakan baju kaos lengan panjang warna biru lis kuning berlambang (SMP MUHAMMADIYAH P.ALAM), tangan kanan mengenakan jam tangan warna hitam tali biru, celana panjang warna cokelat, celana dalam warna kuning, kaos dalam warna kuning.

Seperti diketahui, sesosok mayat wanita yang sebelumnya tanpa identitas (Mrs X) ditemukan tewas. Selasa pagi (25/12)  jenazah tersebut diambil warga yang mengaku pihak keluarganya oleh Hermansyah (45), suami korban.

Diketahui bernama Poniya (48) warga Talang Jawa Pagaralam. Ternyata selain Poniya, anaknya bernama Selpia Permata Sari (13) belum diketahui keberadaanya.

Ibu dan anak ini pergi meninggalkan rumah Rabu (19/12). Selpia yang belum ditemukan mengenakan baju olahraga warna biru SLTP Muhamadiyah Pagaralam.

“Saat ini kita masih melakukan penyelidikan dan mendalami hilangnya ibu dan anak tersebut,” ungkap Kapolsek Pulau Pinang Iptu Husin melalui Kanit Reskrim Polsek Pulau Pinang Bripka Fitrianto, Kamis (27/12). (gti)

Komentar

Berita Lainnya