oleh

Seminggu Enam Tersangka Diciduk, Satu Dipelor

-Hukum-203 views
SUMEKS.CO – Satreskrim Polres Lubuklinggau selama sepekan terakhir mengungkap 4 LP dan 6 tersangka pelaku tindak pidana kejahatan yang beraksi di wilayah hukum Polres Lubuklinggau.

Ke-4 LP tersebut yakni kasus senjata api rakitan (Senpira) dengan tiga tersangka Hermansyah (25), Boby Fransisko alias Li (24) dan Feska Oktariansyah (23). Dua kasus curas yakni YG (17) dan Hatta (29).

Kemudian satu kasus curat dengan satu tersangka yakni Raden Najwa Putra (18).

“Ada 4 LP dan 6 tersangka,” kata Wakapolres Lubuklinggau, Kompol Rafhael Bayu J Lingga didampingi Kasatreskrim, AKP Alex Andriyan saat rilis tangkapan di Mapolres Lubuklinggau, Jumat (15/11).

Penangkapan ketiga tersangka senpira yakni Hermansyah, Boby dan Feska, Selasa (12/11) sekitar pukul 00.15 WIB didepan Rumah Makan (RM) Pagi Sore, Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara.

Saat dilakukan penggeledahan, didapati dibadan tersangka senpira jenis revolver laras pendek warna hitam dengan enam silinder beserta dua amunisi kaliber 3,8 yang masih aktif.

“Berdasarkan informasi masyarakat, ada diduga orang yang mencurigakan. Sudah kita lidik sebelumnya diduga memiik senpi,” jelasnya.

Hingga dengan saat ini pihak Satreskrim Polres Lubuklinggau mengaku tengah melakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut mengenai kasus senpira tersebut.  “Sedang dalam pendalaman dari Satreskrim Polres Lubuklinggau,” ungkapnya.

Selain tersangka senpira, Polres Lubuklinggau juga mengungkap dua kasus curas beda LP yakni jambret dengan dua tersangka Muhammad Hatta (29) dan YG (17).

Muhammad Hatta yang merupakan target operasi (TO) kasus jambret 2018 itu terpaksa dipelor kaki kirinya lantaran beusaha kabur dan melawan saat akan ditangkap.

Warga Kampung I Desa Lubuk Ngin, Kecamatan Selangit, Kabupaten Mura itu ditangkap Jumat (15/11) sekitar pukul 04.00 WIB di desa tempatnya tinggal.

Sedangkan tersangka YG yang diketahui pelajar warga asal Karang Jaya, Muratara itu ditangkap Sabtu (9/11) sekitar pukul 14.30 WIB usai melakukan aksi jambret.

“Spesialis jambret (Hatta), ungkap kasus tahun 2018. Kita amankan itu tadi malam. Itu dari 2018 Desember dan September. Sekarang sudah kita amankan,” ujarnya.

Sementara itu LP jambret yang dilakukan tersangka YG diketahui beraksi bersama dengan satu orang rekannya yang kini DPO. “Satu temannya sedang dalam pengejaran. Mudah-mudahan dalam waktu dekat teman dari tersangka segera bisa kita amankan,” bebernya.

Pengaku sementara YG ke Polisi, aksi jambret yang dilakukannya baru satu kali. “Tapi tentunya kita akan melakukan pendalaman, karena diduga lebih dari dua tiga kali,” timpalnya.

Dan terakhir ungkap kasus curat dengan tersangka Raden Najwa Putra (18), warga Jl Cereme, Gg Slamet, Kelurahan Cereme, Kecamatan Lubuklinggau Timur. “Spesialis curat dengan barang bukti (BB) tabung gas, TV, magic com, kipas angin dan beras,” ungkapnya.

Pengakuan tersangka Raden, aksi curat bongkar rumah untuk sementara baru 2 LP.

“Masih kita lakukan intrograsi lanjutan. Karena masih banyak informasi, mudah-mudahan nanti dari tersangka yang kita amankan bisa mendapat informasi lebih lanjut. Pelaku tiga orang, dua sudah kita amankan,” pungkasnya. (wek)

Komentar

Berita Lainnya