oleh

Sempat Buron, Oknum Guru Cabul Serahkan Diri

-Hukum-66 views

SUMEKS.CO – Setelah sepekan buron, Asmuni (53), oknum guru SDN 1 Desa Pematang Sukatani Kecamatan Mesuji Makmur menyerah.

Tersangka kasus pencabulan ini menyerangkan diri dengan didampingi keluarganya ke Polsek Mesuji Makmur.

Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syaputra menegaskan, pihaknya akan menerapkan hukuman yang berat kepada tersangka.

Tersangka yang bertatus PNS ini akan dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak. Pasal 82 Ayat (2) Jo Pasal 76E Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002. Tersangka bakal terancam hukuman penjara 15 tahun.

Aksi oknum guru ini terungkap setelah ada siswa yang melapor ke polisi. Korban didampingi orang tuanya mengaku dicabuli tersangka sebanyak dua kali.

Pertama dilakukan di perpustakaan sekolah, saat korban masih duduk di kelas V, dan aksi tersangka berlanjut di gudang sekolah saat korban telah duduk di kelas VI.

Modusnya, tersangka menyuruh korban menyetorkan hapalan di perpustakaan. Tapi di TKP tersebut, korban malah dicabuli, dengan cara tersangka mencium pipi korban, memeluk dan memegang (maaf) kemaluan orban dari bagian luar.

Usai korban melancarkan aksinya, tersangka mengancam korban agar tidak melaporkan perbuatan tersangka pada siapapun. Dengan ancaman korban tidak akan naik kelas.

Dalam kasus ini, sedikitnya ada 9 korban yang sudah diperiksa. Semua siswa perempuan yang masih dibawah umur. Bahkan ada juga korban yang saat ini sudah SMP dan ada juga yang saat ini telah menikah.

Kepala Dinas Pendidikan OKI, M Amin SPd  MM mengapresi kerjakeras anggota Polres OKI dalam mengungkap kasus  pencabulan ini. “Semoga tidak terjadi lagi dan kita menunggu proses selanjutnya,” katanya. (uni)

Komentar

Berita Lainnya