oleh

Sempat Deadlock,Tjoetjoe Sandjaja Kembali Terpilih Ketua KAI

-Nasional-237 views

Sempat diwarnai deadlock karena seluruh bakal calon Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI) mundur, Tjoetjoe Sandjaja Hernanto akhir kembali terpilih untuk memimpin KAI periode 2019-2024.

Penyelenggara Kongres Nasional ke-3 KAI di hotel Empire Palace, Surabaya, Jawa Timur, pada tanggal 26-29 April 2019 berakhir dengan cerita yang penuh haru-biru.

Kongres Nasional yang dihadiri peserta dari 24 DPD KAI seluruh Indonesia itu, sempat diwarnai deadlock karena saat proses pemilihan Presiden KAI periode 2019-2024, ketiga bakal calon yang diusulkan peserta kongres menyatakan mundur dan tidak bersedia dicalonkan.

Dalam kongres itu, ada tiga kandidat yang diusulkan peserta yakni Rizal Haliman, Henry Indraguna dan Presiden KAI sebelumnya Tjoetjoe Sandjaja Hernanto (TSH). Namun, saat Presidium Kongres menanyakan kesediaan para calon, ketiganya kompak menyatakan mundur dan  tidak bersedia dicalonkan.

Karena tak ada bakal calon yang bersedia, gaduhlah suasana Kongres Nasional tersebut. Persoalan yang sangat substantif dan serius dan membuat kongres akhirnya deadlock.

Presidium kemudian menskors sidang paripurna dan meminta 24 DPD KAI untuk berembuk mencari jalan keluar dalam menyikapi kondisi faktual yang menyebabkan kebuntuan.

Mayoritas DPD KAI menginginkan TSH untuk kembali memimpin KAI. Namun permintaan DPD tersebut ditolak TSH. Ia tetap tidak bersedia.

TSH mengatakan, ia tidak ingin dikenang sebagai pemimpin yang ingkar janji, karena dalam kongres sebelumnya, TSH pernah berjanji hanya akan memimpin KAI satu periode saja.
“Saya tidak mau menjilat ludah saya lagi,” kata TSH.

Penolakan TSH itu membuat jalan musyawarah kembali buntu. Presidium pun berembuk kembali dan menyampaikan sikap bahwa kongres adalah kekuasaan dan kedaulatan tertinggi KAI.

“Kita tidak mungkin mengorbankan harapan dari peserta kongres yang berjumlah 572 advokat dari seluruh pelosok negeri. Presidium mengambil keputusan meminta TSH untuk memimpin kembali sebagai Presiden KAI periode 2019-2024,” ujar Ketua Presidium Kongres KAI Heru S Notonegoro, seperti rilis yang diterima redaksi, Sabtu (27/4)
.
Heru mengatakan, TSH harus tunduk pada keputusan kongres, kecuali ia memutuskan untuk keluar dan berhenti sebagai anggota KAI.

Besarnya desakan agar ia kembali memimpin, TSH akhirnya tunduk pada keputusan Presidium Kongres dan bersedia untuk memimpin kembali KAI sebagai presiden. Peserta kongres pun lega setelah mendengar kesediaan TSH.

Ia pun kemudian disumpah sebagai Presiden KAI yang baru oleh salah satu anggota presidium, seorang advokat senior Agus Slamet Hidayat.
Kepemimpinan Presiden KAI 2019-2024 akan didampingi oleh beberapa Wakil Presiden (Vice President) yaitu: Heru S Notonegoro, Umar Husin, TM. Luthfi Yazid, Aldwin Rahardian, Hendry Indraguna, Prof. Denny Indrayana, dan Pheo Marajohan Hutabarat. (rmol)

Komentar

Berita Lainnya