oleh

Sempat Disekap, Anak ini Selamat dari Penculikan

BATURAJA – Warga Kota Baturaja dihebohkan dengan kabar beredar lewat media sosial soal kasus dugaan penculikan seorang bocah berinisial Mar (10) pada Ahad (16/2) siang.

Salah satu warga yang masih tetangga, Bagio menceritakan, bocah tersebut berhasil kabur dari mobil penculik ketika masih berada di seputaran Kota Baturaja. Kejadian terjadi di Jl Mayor Ismail Husin, Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur.

Informasinya, bocah tersebut hendak pergi salat zuhur di masjid. Di tengah jalan, masih dalam lorong tiba-tiba didekati dua pelaku tak dikenal. Dua pria yang menggunakan penutup muka langsung menutup mulut korban. Lalu menggendong Mar dan memasukkannya ke dalam mobil berwarna hitam.

Selanjutnya korban dilarikan ke arah Sukajadi. Setelah melewati Jembatan Ogan II, korban mengaku sempat mendengar pembicaraan dua pelaku, dengan logat bahasa daerah Palembang.

“Nak diapokelah budak ini,” kata Bagio menirukan ucapan pelaku.

Mobil yang disebut korban berwarna hitam membawa korban berhenti berhenti di tengah jalan. Bocah berusia 10 tahun ini membuka pintu mobil dan kabur ke pangkalan ojek di bilangan Simpang 4 Sukajadi.

Korban minta diantar ke tukang ojek. Dengan diantar bentor korban pulang ke rumahnya di Lr Yusup Jalan Mayor Islamil Husin Kelurahan Kemalaraja.

Sampai di rumahnya, sulung dari dua bersaudara ini dimarah ibunya karena lama sekali baru puang dari salat di masjid. Sebab biasanya kalau selesai salat, sang anak langsung pulang ke rumahnya. Serta membantu ibunya berjualan di rumah.

Kejadian itu diceritakan ibu Mar kepada Bagio yang merupakan purnawirawan polisi. Atas Saran Bagio, dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kasus percobaan penculikan ini juga menjadi kekhawatiran orang tua yang memiliki anak di Kota Baturaja.

Sementara itu Wakapolsek Baturaja Timur Iptu Yudhi ketika dikonfirmasi via WhatsApp malah balik bertanya, “yang mano” ? Yudhi mengatakan akan mengecek dulu dengan Kanit Reskrim. Yudhi mengatakan dia dua hari terakhir belum masuk kantor lantaran sakit.

Sedangkan Kabag Ops Kompol M Ginting yang dihubungi via telepon mengatakan, pihak kepolisian belum menerima laporan dari keluarga korban. Hanya polisi sudah mendatangi rumah korban. (bis)

Komentar

Berita Lainnya