oleh

Sempat Mencekik, Siram Bensin, Sulut Korek

-Hukum-1 views
Sekayu – Kasus pembakaran yang menewaskan Irma Fitriani (24) warga Desa Kasmaran Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin yang terjadi Rabu (10/7/2019) silam akhirnya direka ulang jajaran Polsek Babat Toman. Sang pelaku yang juga mantan pacar korban, Isnen (24) mengikuti dan memeragakan langsung reka ulang sebanyak 25 adegan tersebut.
Hanya saja reka ulang dilakukan bukan di lokasi kejadian yakni di toko Baby Shop/Pakaian di Kelurahan Babat, Kecamatan Babat Toman, Muba melainkan di Mapolres Muba. “Kita gelar di Polres demi alasan keamanan,” ujar Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti melalui Kapolsek Babat Toman AKP Ali Rojikin didampingi Kanit Reskrim Ipda Joharmen.
Tergambar dalam reka adegan, pelaku sempat meminjam motor dan mengambil bensin dari tangki motor tersebut dengan kantong plastik. Selanjutnya mendatangi toko tempat korban bekerja, tersangka sempat mengejar korban, mencekiknya, kemudian menyiram tubuhnya dengan bensin dan menyulut tubuhnya dengan korek api hingga terbakar.
Korban meski sempat ditolong warga hingga dirawat di RSUD Sekayu, tapi 6 hari setelah perawatan akhirnya meninggal dunia lantaran luka bakar yang cukup serius. “Reka ulang ini untuk kelengkapan berkas, pelaku
Kita jerat Pasal 340 KUHP, Pasal 187 Ayat (3), Pasal 355 Ayat (2), Pasal 351 Ayat (3) KUHP, acaman 20 tahun, seumur hidup, hingga hukuman mati,” tandas Ali.
 
Tersangka sendiri berdalih sakit hati diputuskan korban. “Sebulan putusnya pak, sebelumnya dia ngajak tunangan, minta mas kawin se suku, aku bilang tunggu sampai agustus. Tapi tiga hari setelahnya malah diputus tanpa alasan,” tandas tersangka yang merupakan karyawan tempat fotokopi di sekayu.
 
Warga Jalan Pasar Inpres Sekayu tersebut mengaku 7 tahun berpacaran dengan korban semenjak SMA. “Sebelum putus aku sempat lihat foto dia dengan cowok lain di hapenya, aku menyesal dan masih mencintai dia,” pungkasnya.(tom)
 

Komentar

Berita Lainnya