oleh

Sempat Unggul, Arsenal Kalah di Kandang Baru Spurs

LONDON – Arsenal kembali menunjukkan ketidakmampuannya meraih kemenangan jika tandang ke markas tim top Premier League. Seperti pada pekan ke-35 musim ini, The Gunners tumbang 1-2 di Tottenham Hotspur Stadium.

Padahal pada pertandingan Minggu (12/7/2020) malam itu, Arsenal mampu unggul lebih dulu melalui tendangan dari luar kotak penalti Alexandre Lacazette. Tapi tim besutan Jose Mourinho mampu membalikkan keadaan melalu gol Son Min-heung dan Toby Alderweireld.

Dikutip dari Squawka, Arsenal menambah panjang rekor buruk ketika melakoni laga tandang melawan sesama tim yang lazim finis enam besar di Liga Inggris. Yaitu Liverpool, Manchester City, Chelsea, Manchester United dan Tottenham Hotspur.

Kekalahan dari Spurs membuat rekornya kini 27 laga tanpa kemenangan tandang melawan ‘Top Six’. Dalam 27 laga itu, Arsenal kalah 17 kali dan imbang 10 kali.

Terakhir kali The Gunners meraih kemenangan tandang melawan ‘Top Six’ terjadi pada Juni 2015. Kala itu, Arsenal menang 2-0 atas Manchester City di Etihad Stadium.

Kebetulan, pada Juni 2015 itu merupakan peletakan batu pertama pembangunan Tottenham Hotspur Stadium.

Dan stadion baru Spurs itu bahkan sudah selesai dibangun serta menjadi venue duel Tottenham vs Arsenal tadi malam, Arsenal tetap belum bisa meraih kemenangan tandang.

Padahal Arsenal mampu unggul lebih dulu pada menit 16 setelah Serge Aurier melakukan kesalahan sehingga Granit Xhaka berhasil merebut bola di area pertahanan Spurs.

Umpan dari gelandang Swiss itu kemudian dikuasai Alexandre Lacazette dan langsung melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Bola bersarang ke pojok kanan gawang Hugo Lloris. 1-0 Arsenal unggul.

Tapi hanya tiga menit berselang, giliran David Luiz yang tidak siap menerima umpan back-pass Sead Kolasinac.

Situasi itu dimanfaatkan Son Heung-Min yang berhasil mengejar bola sebelum menaklukkan kiper Arsenal, Damian Martinez. Setelah dua gol yang berawal dari blunder itu. Pertandingan semakin seru. Kedua tim melancarkan sejumlah serangan berbahaya.

Tapi sampai wasit meniup pluit akhir babak pertama, tidak ada gol tercipta. Di awal babak kedua, Baik Spurs maupun Arsenal tampak masih kesulitan mencetak gol lagi. Namun tidak ada perubahan yang dilakukan manajer kedua tim.

Barulah pada menit 70, Arteta menarik Nicholas Pepe untuk memainkan bintang muda The Gunners, Bukayo Saka.

Tim besutan Jose Mourinho yang lebih banyak bertahan pada laga ini malah mampu berbalik unggul pada menit 81. Berawal dari sepak pojok Son, Toby Alderweireld memenangi duel udara untuk menyundul bola masuk ke gawang Martinez. 2-1 Spurs berbalik memimpin.

Tim tuan rumah mampu menjaga keunggulannya hingga laga usai. Spurs pun memenangi derby London Utara ini dengan skor tipis 2-1. Kemenangan yang membawa Tottenham langsung menggusur Arsenal di peringkat 8 klasemen sementara LIga Inggris dengan 52 poin.

Peluang Spurs untuk tampil di kompetisi Eropa musim depan tetap terjaga. Mereka hanya tertinggal tiga poin dari Wolves yang menempati slot zona Liga Europa.

Sementara Arsenal turun ke peringkat 9 dengan 50 poin. Peluang Arsenal tampil di Eropa musim depan lumayan berat karena laga berikutnya harus menghadapi sang juara, Liverpool. (fat/pojoksatu)

Komentar

Berita Lainnya