oleh

Sempat Vakum Karena Pandemi, IM Boutique Kembali Hadir di PTC

SUMEKS.CO – Momentum Ramadan dan Lebaran, membuat sejumlah pengusaha fesyen berbondong-bondong untuk menawarkannya kepada pecinta fesyen. Sama halnya yang dilakukan Ismelita, pemilik IM boutique by imel.

Pengusaha barang branded ini kembali membuka toko fesyen baju dewasa karena yakin ekonomi sudah membaik, apalagi saat ini menjelang Ramadan dan lebaran biasanya permintaan fesyen akan meningkat.

“Dulu sempat vakum karena pandemi. Saya tidak bisa keluar (negeri, red) untuk berbelanja, makanya sempat vakum dan setop dulu jualannya. Tapi sekarang sudah bisa kembali belanja ke luar negeri dan momennya pas menjelang Ramadan dan Lebaran, jadi kembali buka toko baik online dan offline juga,” ujar Imel owner IM Boutique.

Menurut wanita yang juga seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) PUBM-TR Provinsi Sumsel ini, toko pakaian dewasa yang digelutinya khusus menjual pakaian wanita premium yang diimpor langsung dari Bangkok dan Tiongkok. Kedua negara ini menjadi pilihan fesyen yang dijualnya, karena memiliki tren fesyen yang selalu update dan bahannya bagus halus serta harga yang terjangkau.

“Untuk produk jangan khawatir, karena setiap minggu kita mendapatkan kiriman barang dari dua negara tersebut. Jadi pakaianya tidak pasaran, satu produk hanya ada berapa pokok pakaian,” jelasnya.

Ditambahkan Imel, pakaian disini ditawarkan mulai Rp 100-500 ribu. Tersedia beragam pilihan mulai atasan kaos, tunik, kemeja, setelan, gamis, bawahan, set blazer dan lainnya. Selain memnjual secara offline, penjualan secara online juga tetap dilakukan melalui laman Instagram im_boutique.plm yang memiliki lebih dari 4 ribu followers.

“Modelnya update dan tidak pasaran, sehingga percaya diri memakainya karena berbeda dari yang lain dan pastinya bahannya berkualitas,” jelas Imel.

Diakuinya ia sudah terbiasa berdagang sejak lama, sehingga selaku berpikir mengembangkan usahanya lebih maju lagi. Meski memiliki pekerjaan tetap yang mapan sebagai ASN, dia enggan berdiam diri saja dan memilih mengisi waktu luang dengan bisnis.

“Baginya pekerjaan lancar, bisnis lancar dan hobi jalan-jalan juga belanja tersalurkan dengan baik. Setiap hari kerja bekerja sebagai ASN, sore hari mengontrol usaha dan akhir pekan terbang ke luar negeri belanja produk butiknya langsung ke berbagai negara,” tutup Imel.(ety)

Komentar

Berita Lainnya