oleh

Sepi Job, Ratusan Pelaku Usaha Orgen Tunggal Pagaralam Dibantu Sembako

PAGARALAM – Merebaknya virus corona, juga berimbas pada omzet pendapatan sewa organ tunggal (OT) yang biasa digunakan untuk hajatan, seperti pernikahan, khitanan dan lainnya, sepi pekerjaan (job).

Terkait hal ini, Pemerintah Kota Pagaralam memberikan perhatian. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan langsung Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH.

Penyerahan bantuan dilaksanakan di halaman gedung Pemerintah Kota Pagaralam, dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Pagaralam serta 39 pemilik usaha jasa hiburan orgen tunggal serta 328 crew-nya, hari ini, Jumat (26/6/2020).

Kak Pian mengatakan, bantuan yang disalurkan ini bentuk perhatian pemerintah yang terus dilaksanakan, baik bersumber dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah.

Pasalnya, penerapan pembatasan pelaksanaan kegiatan sosial menjadi hal yang memberikan pengaruh besar bagi pelaku usaha orgen tunggal, karena hajatan atau persedekahan yang menjadi sumber pendapatan, tidak dapat dilaksanakan sementara waktu.

“Semoga penyaluran bantuan ini akan memberikan banyak manfaat dan meringankan beban di masa pandemi virus corona, guna membangun tatanan ekonomi dan sosial masyarakat di masa pandemi ini,” ucapnya seraya menambahkan bantuan paket sembako diberikan bagi 39 pelaku usaha jasa hiburan OT beserta 328 crewnya yang terdampak pandemi covid-19.

Sementara itu, Ketua Orgen Tunggal Kota Pagaralam, Bambang Irawan mengucapkan ribuan terimakasih kepada Pemerintah Kota Pagaralam atas segala bentuk perhatian dengan memberikan bantuan paket sembako.

“Kami orgen tunggal juga sangat terdampak sekali bencana besar covid-19 ini. Pastinya kami tetap mendukung berbagai upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona. Kami juga berdoa semoga pandemi corona segera berakhir,” ucapnya.

Mewakili pemilik usaha orgen tunggal lainnya, jika sudah memungkinkan setelah lebaran haji nanti, mohon diizinkan beraktifitas seperti semula.

“Walaupun kecil-kecilan, agar ekonomi kami bisa berjalan kembali. Akan tetapi jika belum memungkinkan jangan dilaksanakan, kami pastinya tetap patuh dengan protokol kesehatan covid-19,” katanya. (ald)

 

Komentar

Berita Lainnya