oleh

Sepuluh Ribu Warga Kota Pagar Alam Dapat Jaminan Kesahatan dari Pemkot

SUMEKS.CO, PAGARALAM – Pemerintah Kota Pagar Alam terus membangun kesejahteraan masyarakatnya melalui pemberian jaminan kesehatan. Hal ini terlihat dengan ditandatanganinya perubahan perjanjian kerjasama antara Pemerintah Kota Pagar Alam dan BPJS Kesehatan Lubuklinggau, Kamis (22/4). Dengan ditandatanganinya perubahan perjanjian kerjasama ini diharapkan masyarakat yang telah diberikan jaminan kesehatan bisa tetap produktif dan tidak perlu khawatir jika sakit kelak.

Menurut Walikota Pagar Alam, Alpian mengatakan untuk kali ini peserta yang didaftarkan menjadi tanggungan Pemerintah Kota Pagar Alam adalah pada segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta yang iurannya dibayarkan secara mandiri. Peserta PBPU yang termasuk jaminan kesehatan Pemerintah Kota Pagar Alam nantinya tidak perlu membayar iurannya lagi.

“Kita berharap setiap tahunnya penduduk Pekerja Bukan Penerima Upah yang didaftarkan pada Program JKN-KIS ini akan terus bertambah,” ujar Alpian.

Penandatanganan perubahan perjanjian kerjasama bertempat di Ruang Rapat Besemah III Setdako Pagar Alam ini disaksikan langsung oleh beberapa instansi terkait seperti Komisi I DPRD Kota Pagar Alam, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, DPKAD, Bappeda serta perwakilan dari rumah sakit dan Puskesmas.

Diketahui, sebelumnya jumlah masyarakat yang telah didaftarkan oleh Pemerintah Kota Pagar Alam sebanyak 6.331 jiwa. Namun pada tahun 2021 ini mengalami penambahan disebabkan adanya perubahan alokasi anggaran dari sebelumnya yang hanya untuk enam bulan menjadi untuk satu tahun penuh.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lubuklinggau, Harry Nurdiansyah seusai acara penandatanganan saat dikonfirmasi senada mengatakan kedepannya akan bertambah masyarakat yang dijamin kesehatannya oleh Pemerintah Kota Pagar Alam.

“Karena ada perubahan alokasi anggaran nanti juga akan ada kemungkinan penambahan jumlah masyarakat yang didaftarkan oleh Pemkot Pagar Alam sekitar 3.800 jiwa,” kata Harry.

Sementara itu, Komisi I DPRD Kota Pagar Alam, Abdul Fikri Yanto yang turut hadir pada acara tersebut menegaskan Pemerintah Kota Pagar Alam harus benar-benar dapat memaksimalkan dengan terus menggali sumber PAD atau APBD agar kedepannya dapat menambah jumlah jiwa yang didaftarkan ke Program JKN-KIS.(ril)

 

Komentar

Berita Lainnya