oleh

Serap Aspirasi Di Dapil VIII, DPRD Sumsel Janjikan Infrastruktur

SUMEKS.CO – Serap aspirasi masyarakat tiga wilayah dalam Dapil VIII Kabupaten Musi Rawas, Muratara, dan Lubuk Lingggau Anggota DPRD Sumsel ini fokus bahas masalah pendidikan, kesehatan dan infrasruktur dasar hingga ke tingkat Provinsi.

Kunjungan DPRD Sumsel dapil VIII, yang di pimpin H M.Suhban, dan anggota lainnya H.novian Fauzi, Gani Subit, Toyeb Rakembang, H. Hasbi Asadiki, H.Burlian, dan Hj.Rita Suryani. berjanji akan semaksimal mungkin memperjuangkan aspirasi warga.

seperti di kabupaten Muratara, usai melakukan rapat interen dengan Pemda Muratara, ketua tim rombongan reses DPRD Sumsel, H M suhban menuturkan. Kedatangan mereka ke tiga wilayah dapil VIII yakni Mura-Lubuklinggau-Muratara, untuk mendengar secara lansung aspirasi masyarakat.

Dewan Sumsel Kunjungi Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas.

Pihaknya mengatakan, dalam reses tahap I ini mereka khusus fokus pada sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar. “untuk pembangunan prioritas kita, kewenangan simpang terawas maur, Jalan Desa Biaro dan Muaralakitan. Untuk pendidikan kemarin sudah ada peresmian Dua SMA di Nalicin dan Suka Menang, tapi kendalanya tadi belum ada kepala sekolah,” ucapnya.

Dia juga mengungkapkan, Pemerintah Daerah sempat menyampaikan kendala mengenai pembangkit listrik yakni Gardu Induk yang hingga saat ini belum rampung di kerjakan. Pihaknya berjanji akan membawa semua masalah itu ke Provinsi dan memberikan intervensi program pembangunan di Muratara agar terlaksana dengan maksimal.

Warga kecamatan Sumbar Harta kabupaten Musi Rawas sampaikan keluhan mewakili masyarakat lainnya.

“Kita akan sampaikan masalah Gardu induk itu ke GM PLN Sumsel. Agar masalah itu bisa segera di selesaikan,” tutupnya.

Hal senada disampaikan Gani Subit, politisi partai Demokrat ini menjelaskan kegiatan reses ini rutin dan terjadwal, tujuannya untuk menyerap aspirasi masyarakat dibidang pembangunan (infrastruktur), dalam kesempatan ini juga kita membantu pemerintah untuk bersosialisasi mengenai pencegahan penyebaran virus corona agar masyarakat lebih faham lagi dan bisa lebih waspada dan menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan sekitar “ujarnya

Sementara itu, Bupati Muratara H Syarif Hidayat mengatakan Kabupaten Muratara merupakan kabupaten baru di wilayah Sumsel yang masih banyak memiliki beragam kekurangan.

Kunjungi Masyarakat di Kec Rawas Ulu kabupaten Muratara.

Untuk saat ini APBD Muratara masih berkisar Rp1,2 triliun. “dengan anggaran terbatas tentunya kami harus melakukan pembangunan secara bertahap. Kami minta bantuan juga dari Provinsi supaya banyak program pembangunan ada di Muratara, kalau mengandalkan APBD tentunya itu tidak akan cukup,” kata Bupati

Meski baru berumur sekitar 7 tahun, Kabupaten Muratara sudah banyak memiliki capaian pembangunan. Baik di bidang infrastruktur dasar jalan dan jembatan, fasilitas kesehatan, dan program pengembangan SDM serta sudah 100 persen daerah teraliri listrik.

“Kami minta bantu juga masalah gardu induk, sebelumnya sempat terjadi aksi pengrusakan. Dan sudah kita laporkan, kita berharap gardu itu bisa segera di fungsikan, supaya mengaliri listrik di Muratara,” tegasnya.(adv)

Komentar

Berita Lainnya