oleh

Serap Aspirasi, Hafiz Thohir Ungkap Keuangan Negara

PALEMBANG – Anggota DPR RI Achmad Hafiz Thohir menggelar reses dan menyerap aspirasi di Gunz Cafe, Palembang, Kamis (8/8).

Wakil Ketua Komisi XI DPR ini mengatakan bahwa saat ini Indonesia mengalami defisit anggaran. Defisit penerimaan keuangan APBN pada tahun 2019 akan mengancam keuangan daerah, karena pemerintah pusat akan mengambil kebijakan dengan memotong dana ke pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota.

“Defisit keuangan penerimaan negara akan berimbas ke daerah, seperti pada tahun 2015, pemerintah pusat memotong dana ke daerah,” kata Hafiz Thohir.

Dikatakannya, jika tidak memotong dana ke daerah maka pemerintah akan berhutang untuk memenuhi kebutuhan daerah. Jika solusi berhutang akan dilakukan maka akan semakin memberatkan negara.

“Utang negara cukup tinggi, maka kemungkinan besar pemangkasan solusi yang tepat untuk mengatasi keuangan negara, ngutang jika ada aturan,” jelasnya.

Ia mencontohkan bahwa keuangan negara itu seperti toko dan barang. Toko beromset Rp1 miliar namun penjualan hanya mencapai Rp800 juta, artinya tidak sesuai dengan operasional. Menurut politisi PAN ini, Indonesia banyak menghabiskan devisa untuk kebutuhan rakyat seperti impor beras, garam dan lainnya.

“Oleh karena itu khususnya Sumsel yang memiliki SDM yang mumpuni untuk menjadi provinsi sebagai swasembada pangan, tapi itu pernah pada zaman bapak Soeharto dan SBY, ini tugas kita bersama-sama agar Sumsel menjadi lumbung pangan,” urainya. (nur)

Komentar

Berita Lainnya