oleh

Setelah Alimin, Panjat Tebing Sumsel Masih Incar Tiga Emas Lagi

BENGKULU – Tim Panjat Tebing Sumsel berhasil meraih medali emas pertama lewat Alimin Nurdin. Pemanjatan di nomor lead perorangan putra pada Jumat (1/11) itu bahkan jadi medali emas pertama yang diraih oleh kontingen Sumsel, dalam Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) X Sumatera 2019.

Selain mengunci tiket PON 2020, Alimin juga berhak mendapatkan bonus yang dijanjikan oleh Pemprov Sumsel. “Alhamdulillah, ini berkat doa orangtua dan semuanya untuk Sumsel,” kata Alimin.

Di usia yang masih bersaing, Alimin bertekad untuk terus memberikan yang terbaik bagi panjat tebing Sumsel. Tak hanya even resmi, ia juga berencana mengikuti beberapa kejuaran sebagai persiapan kedepan.

Pelatih Kepala Tim Panjat Tebing Sumsel, Dr Bayu Hardiono Mpd, bersyukur atas raihan Alimin. Dengan target dua emas, saat ini sudah setengah jalan. Dimana nomor unggulan baru akan dipertandingkan Minggu (3/11), yaitu speed record putra.

“Raihan Alimin membuat tim termotivasi. Kami targetkan dua emas. Namun kami tentu berharap doa dan dukungan masyarakat Sumsel agar bisa melampaui target,”ungkapnya.

Menurut Bayu, peta kekuatan panjat tebing di Sumatera memang tersebar. Sumbar, Aceh, Jambi, hingga Bengkulu selaku tuan rumah juga tetap harus diwaspadai. Pada nomor speed record besok, Sumsel akan memgandalkan M Hinayah, peraih emas pada Asian Games 2018 lalu.

“Selain speed record perorangan, kita juga targetkan medali dari speed relay putra dan putri untuk besok, karena akan berdampak pada kuota atlet kita di PON 2020 nanti. Mohon doanya,” ujar Bayu. (aja)

Komentar

Berita Lainnya