oleh

Sial, Jual Sepeda Motor di Online, Dibayar Kertas Saat COD

SUMEKS.CO – Hati-hati bagi yang berencana menjual sepeda motor dengan cara online di media sosial (Medsos). Dan jangan mudah percaya kepada orang yang mengaku hendak membeli.

Dian Feriansyah (22), warga Sukajadi, Km15, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Senin (30/11/2020) siang lalu, kehilangan sepeda motornya saat melakukan Cash On Delivery (COD) di depan salah satu ruko Jl Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

Ceritanya, Feriansyah hendak menjual sepeda motorn Honda Beat nopol BG 5602 JA miliknya.

“Saya posting di akun Facebook,” kata Feriansyah, Rabu (2/12/2020) siang.

Guntingan kertas yang diterima korban. Foto : edho/sumeks.co

Lalu dari postingan Senin (30/11/2020) pagi ada seseorang yang menghubunginya dan hendak membeli dengan cara COD.

“Awalnya diajak ketemuan di Km 7 lalu pindah lagi. Saya sudah curiga saat dia tidak menyebut alamatnya,” katanya.

Saat pelaku datang dan bertemu dengan korban di depan ruko di Jl Talang Keramat, korban langsung berbincang. Singkat cerita, pelaku memberikan dua amplop dan mencoba sepeda motor Honda Beat tersebut.

“Jual motor karena mau ganti motor lagi. Saya jual seharga Rp10,5 juta. Saat pelaku datang, duduk dan langsung kasih dua amplop warna cokelat. Saya mau bukak tapi tidak boleh sama dia,” terangnya lagi.

Menurut korban yang merupakan karyawan swasta di Banyuasin ini, pelaku melarang membuka dua amplop itu dengan alasan di kawasan tersebut rawan jambret.

“Saya mau bukak tapi tidak boleh. Saya bukak, dia langsung kabur. Katanya uang dalam dua amplop Rp10 juta, sisa Rp500 ribu mau ambil di ATM. Ternyata isi amplop guntingan kertas. Untung belum sempat kasih STNK dan BPKB,” tandasnya.

Merasa dirinya tertipu, korban pun melaporkan kejadian ini ke Polsek Talang Kelapa. Anggota Polsek Talang Kelapa langsung melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti rekaman CCTV yang ada di depan ruko. Korban berharap Polisi segera menemukan pelaku pencurian motor dengan modus penipuan.(dho)

 

Komentar

Berita Lainnya