oleh

Siap-Siap Pencairan BLT Tahap Dua

594 KK Terima BLT Dana Desa Tahap Satu

PRABUMULIH –  Sebanyak 594 Kepala Keluarga (KK) dari 12 Desa di kota Prabumulih sudah menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari dana Desa. Hal itu diungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Prabumulih, A Fauzan, belum lama ini.

Dijelaskannya, dari total penerima Dana Desa di kota nanas, penerima BLT terbanyak ada di Desa Talang Batu yakni 154 KK. Sementara penerima paling sedikit di Desa Kemang Tanduk Kecamatan RKT yang hanya 8 KK. “Penerima BLT DD sebanyak 594 kk yang tersebar di 12 desa,” sebutnya.

Fauzan menuturkan, pendataan terhadap penerima BLT tersebut sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dalam hal ini kementerian desa. “Masing-masing desa sudah mendata, dan itu hasilnya,” tuturnya.

Adapun BLT Dana Desa diberikan kepada penerima sebesar Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan berturut-turut. Sehingga total BLT Dana Desa yang akan diberikan selama tiga bulan berjumlah Rp1,8 Juta/KK.

Sementara itu, setelah menyalurkan BLT DD tahap 1, sejumlah desa juga mulai menyusun rencana untuk penyaluran BLT DD tahap 2. “Untuk bulan 4 tahap 1 sudah selesai, nah tahap 2 untuk bulan 5 rencananya akhir bulan ini,” ujar Kepala Desa Talang Batu Sahril Kanedi.

Penyaluran tersebut, kata dia. Sesuai dengan perubahan APBDes. “APBDes kami itu tahap ke dua harus DD tahap 2. Ini kita masih menunggu, kalau selesai langsung kita kirimkan,” ujarnya menyampaikan DD tahap 2 juga akan segera cair dalam waktu dekat.

Disampaikan Sahril, meski desanya merupakan desa dengan penerima BLT DD terbanyak yakni 154 KK. Namun dalam penyalurannya tetap berlangsung satu hari. “Kami ada 40 tim relawan covid, nah tim ini kami sebar jadi penyalurannya cepat. Kami salurkan door to door,” ucapnya.

Begitupun dengan penyaluran BLT DD tahap II, Sahril optimis akan berlangsung 1 hari. “Seperti tahap 1, tahap 2 juga tetap door to door dibagikan oleh tim telawan, dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan pencegahan covid-19,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Sahril mengutarakan penyaluran BLT DD tak lepas dari perubahan APBDes yang telah dilakukan. Dimana perubahan tersebut sesuai dengan intruksi dari kementerian.

“Di perubahan itu banyak kami alihkan dari fisik atau kami kurangi dari fisik untuk BLT DD dan penanganan covid-19. Sementara untuk kegiatan yang sifatnya pembedayaan atau sosialsiasi tatap muka itu dialihkan juga, karena tidak diperbolehkan selama pandemi,” tukasnya. (chy)

Komentar

Berita Lainnya