oleh

Siapa Oknum Polisi yang Disogok Dorfin Felix Rp 10 Miliar?

Tim Pengawasan Pemeriksaan Khusus (Wasriksus) Mabes Polri menelusuri indikasi dugaan “uang sogok” senilai Rp10 miliar untuk memuluskan pelarian tersangka penyelundup narkoba asal Prancis, Dorfin Felix (35), dari rutan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Karena ini masuk kategori kejadian menonjol kasus pelarian tahanan, tim wasriksus datang dari Mabes Polri untuk mendalami angka Rp10 miliar itu,” kata Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda NTB Kombes Pol Agus Salim di Mataram, Rabu (30/01).

Menurutnya, tim Wasriksus Mabes Polri mencari bukti keterlibatan anggota Polri yang diduga menerima imbalan tersebut dari Dorfin Felix.

Tidak hanya dari Mabes Polri, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB juga telah menempuh upaya yang sama, menelusuri adanya indikasi “uang sogok” dari penyelundup narkoba asal Prancis bernilai Rp3,2 miliar tersebut. “Kita juga telusuri itu,” imbuhnya.

Pada Senin (21/01) lalu, Polda NTB digemparkan dengan menghilangnya Dorfin Felix dari Rutan Gedung Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda NTB.

Dorfin Felix yang seorang diri tinggal di kamar tahanan narkoba ( lantai dua bagian barat) itu dilaporkan kabur, Minggu (20/01) malam.

Diketahui bahwa Dorfin Felix ditangkap pada 21 September 2018 setibanya di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Praya, Lombok Tengah.

Modus penyelundupannya terbongkar ketika Dorfin Felix menjalani pemeriksaan barang bawaan oleh petugas Bea Cukai di jalur kedatangan internasional.

Barang bukti yang diamankan dari Dorfin berupa pecahan kristal berwarna cokelat, diduga narkotika jenis “methylenedioxy methamphetamine” (MDMA).

Total beratnya mencapai seberat 2.477,95 gram.

Selanjutnya, satu bungkus besar serbuk putih diduga narkotika jenis “ketamine” seberat 206,83 gram dan satu bungkus serbuk warna kuning jenis “amphetamine” dengan berat 256,69 gram.

Petugas juga mengamankan narkoba diduga ekstasi sebanyak 850 butir, 22 butir, diantaranya berwarna cokelat berbentuk tengkorak. (rh/fin)

Komentar

Berita Lainnya