oleh

Siapkan Surat Peringatan dan Segel Bagi Pengusaha

PALEMBANG – Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang tak segan segan untuk mencabut izin serta menyegel restoran yang tak memasang alat pemantau pajak secara online (e-tax). Sebab, tim BPPD yang langsung dipimpin oleh Sulaiman Amin, terus mengebut pemasangan alat ini.

Termasuk pada Minggu (7/7) saat libur. Mantan Camat Alang Alang Lebar ini mensosialisasikan pemasangan alat tersebut di sejumlah restoran dan rumah makan di kota Palembang. ”Kalau masih tidak menggunakan alat ini, langsung kami berikan surat peringatan,”ujarnya.

BPPD juga secara resmi memasang stiker bagi rumah makan dan restoran yang melayani makanan dibungkus atau take away untuk dikenakan pajaknya. Pemasangan e tax ini kata dia, meminimalisir kecurangan pada sektor pendapatan. Sebab setiap hari pihaknya bisa melakukan pemantauan.

Untuk memudahkan penggunaan alat ini oleh pengusaha, lanjutnya, selama satu pekan UPTD BPPD akan stand by di rumah makan dan restoran yang sudah dipasang  e-tax

“Selama ini hanya makan ditempat yang dilaporkan. Tapi makanan yang dibungkus tidak. Sekarang rumah makan dan pempek kita kenakan pajak. Mau pasang atau izinnya kami cabut,” tegasnya.

Hal ini dilakukan oleh BPPD Kota Palembang guna memaksimalkan pendapatan dari sektor pajak restoran dan rumah makan. Menunjang target pendapatan daerah untuk nantinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. (aja)

Komentar

Berita Lainnya