oleh

Sidang BOS, JPU Hadirkan Saksi Ahli

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Majelis hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palembang kembali menggelar sidang lanjutan perkara dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang menjerat oknum mantan Kepala Sekolah SMA Negeri 13 Palembang bernama Dra Zainab.

Adapun agenda sidang kali ini, Selasa (12/10) mendengarkan keterangan satu ahli dari Inspektorat bernama Rita, di hadapan majelis hakim Tipikor Palembang diketuai Sahlan Effendi SH MH.

Dalam keterangan ahli, pada intinya menerangkan terkait perhitungan kerugian negara, sebagaimana dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang.

Menanggapi keterangan saksi tersebut, Marulam Simbolon SH penasihat hukum terdakwa Zainab mengaku tidak sependapat dengan keterangan ahli, dikarenakan tidak berkesesuai dengan fakta persidangan.

“Nanti untuk poin-poin keberatan-keberatan kita akan sampaikan dalam pembelaan (pledoi),” singkatnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Pidsus melalui Kasubsi Penuntutan Pidsus Kejari Palembang, Hendy Tanjung SH MH membeberkan bahwa dari ketarangan ahli yang disampaikan terkait kerugian negara mendukung pembuktian dari dakwaan penuntut umum.

“Minggu depan, diagendakan mendengarkan keterangan dari terdakwa Zainab,” singkat Hendy.

Dalam dakwaan diketahui modus dugaan penyelewengan dana BOS SMA Negeri 13 Palembang yang dilakukan terdakwa diantaranya yakni dengan cara memanipulasi laporan dana BOS tahun anggaran 2017-2018 senilai Rp3 miliar.

Adapun hasil audit kerugian negara dari total angharan tersebut yakni senilai Rp254 juta digunakan terdakwa untuk keperluan pribadi, Selain itu, patut diduga juga terdakwa mengambil fee sebesar sepuluh persen dari penerbit dalam rangka pembelian buku siswa.

Terdakwa Zainab dijerat dengan Pasal 2 atau Pasal 3 undang-undang korupsi juncto pasal 18 undang-undang korupsi juncto pasal 64 ayat 1 KUHP junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (fdl)

Komentar

Berita Lainnya