oleh

Simpan Sabu, Dua Terdakwa Divonis 6 Tahun

PALEMBANG – Dua terdakwa pemuja narkotika golongan 1 jenis sabu bernama Erwin dan Eko Putra harus merasakan dinginnya hotel prodeo lebih lama. Ini karena majelis hakim PN Palembang mengganjarnya dengan hukuman penjara selama 6 tahun.

Menurut majelis hakim PN Palembang diketuai Touch Simanjuntak saat gelar sidang secara virtual, Kamis (19/11) dihadapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang Ursulla Dewi SH MH, dua terdakwa terbukti melanggar pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Mengadili dan menjatuhkan pidana oleh karenanya dengan pidana penjara selama enam tahun serta denda delapan rastus juta rupiah dan subsider enam bulan kurungan,” kata hakim ketua bacakan petikan putusan.

Hal-hal yang menjadi pertimbangan pemberat hukuman terdakwa menurut hakim yakni tidak mendukung program pemerintah dalam hal pemberantasan narkotika.

“Sementara hal yang meringankan bahwa para terdakwa belum pernah dihukum serta mengakui dan menyesali perbuatannya,” ujar Touch dalam pertimbangan putusannya.

Mendengar putusan itu, keduanya yang pada sidang sebelumnnya dituntut jaksa dengan pidana panjara 6,5 tahun serta tanpa didampingi oleh penasihat hukumnya ini langsung menyatakan terima.

Diketahui dalam dakwaan, kedua terdakwa ditangkap oleh petugas kepolisian Polsek Ilir Barat II yang sedang melakukan kegiatan rutin patroli.

Saat itu petugas melihat gerak gerik memcurigakan dari kedua terdakwa mengendarai sepeda motor, kala itu sebelum diberhentikan oleh petugas, salah seorang terdakwa Eko Putra membuang sesuatu dari tangan sebelah kirinya.

Setelah dicek oleh petugas barang yang dibuang oleh terdakwa adalah sabu. Saat diinterogasi, kedua terdakwa mengakui bahwa narkotika jenis sabu-sabu tersebut benar milik keduanya yang didapat dengan cara membeli di daerah Lr Jambu sebanyak 1 paket seharga Rp.200 ribu.

Selanjutnya kedua terdakwa langsung dibawa dan diserahkan ke Polsek Ilir Barat II Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut. (fdl)

Komentar

Berita Lainnya