oleh

Sinergitas Wujudkan Keterbukaan Informasi dan Sumsel Maju, Gubernur Lantik Lima Komisioner Komisi Informasi Publik Provinsi Sumsel

PALEMBANG – Gubernur Sumsel Herman Deru melantik lima anggota Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Sumsel periode 2020-2024 di Graha Bina Praja, Kamis (14/5). Kelima orang tersebut, Muhammad Arwadi, Muhammad Fathony, Hibza Meiridha Badar, Joemarthine Chandra dan A. Koni Kunci.

Usai melantik kelimanya, Deru berpesan agar para komisioner ini bisa mengemban tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan. Sesuai dengan wewenang yang diatur dalam UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Apalagi di era yang serba cepat dan maju, keterbukaan informasi merupakan salah satu tanggung jawab pemerintah.

“Saya berharap andil peran anda sekalian untuk membantu Pemprov Sumsel mewujudkan pembangunan. Sebab mulai saat ini anda semua telah menjadi bagian dari Pemerintah dan bertanggung jawab kepada masyarakat,”ujar Gubernur.

Penandatanganan nota pelantikan dihadapan Gubernur Sumsel

Dalam tugasnya kedepan, sesuai Pasar 26 Ayat 3 UU No.14 Tahun 2008, Komisioner Komisi Informasi Provinsi Sumsel ini akan bertugas menerima, memeriksa, dan memutus Sengketa Informasi Publik di daerah melalui Mediasi dan/atau Ajudikasi nonlitigasi. Pada Pasal 27 ayat 2, dijelaskan kewenangan yang meliputi penyelesaian sengketa yang menyangkut Badan Publik tingkat provinsi.

Komisioner ini akan bertanggung jawab kepada Gubernur dan menyampaikan laporan tentang pelaksanaan fungsi, tugas, dan wewenangnya kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dalam empat tahun kedepan. “Semua harus berperan, berkontribusi termasuk lima komisioner ini, seperti dalam kondisi pencegahan wabah Covid-19 saat ini,”kata Gubernur.

Kadiskominfo Sumsel, Ahmad Rizwan bersama Komisioner KIP Sumsel usai pelantikan

Dengan dilantiknya lima komisioner Komisi Informasi Provinsi Sumsel ini, ia berharap citra Provinsi Sumsel akan semakin baik kedepan. “Khususnya bagi adinda Fathony. Jika tuhan menghendaki, maka tidak ada satupun manusia yang dapat merubahnya. Jalankan tugas saat ini penuh semangat, lupakan kekecewaan yang pernah terjadi,”ungkap Gubernur.

Permintaan Gubernur ini, disambut antusias oleh A Koni Kunci dan rekannya di Komisi Informasi. Pihaknya akan menjalin kerjasama dengan semua pihak, termasuk awak media untuk bisa bekerja maksimal empat tahun kedepan. Ditambahkan salah satu komisioner yang lain, Muhammad Fathony, peran media akan sangat berarti menunjang kerja Komisi Informasi Provinsi Sumsel.

“Oleh sebab itu, kami juga berharap dukungan rekan-rekan media dalam mewujudkan keterbukaan informasi, dalam membangun, dan mewujudkan Sumsel maju,”ungkapnya. (adv/ril)

Komentar

Berita Lainnya