oleh

Sinkronkan Puskesmas-RS, Dinkes Banyuasin Gelar Pertemuan

-Headline-1.196 views
PALEMBANG – Sedikitnya 33 pengelola program rujukan dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah Kabupaten Banyuasin. Mengikuti pertemuan kerjasama layanan sistem rujukan terintegrasi. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin ini, dipusatkan di Maxone Hotel Jalan R Sukamto Palembang, Senin (1/4).

Kadinkes Banyuasin, dr H Masagus M Hakim mengatakan. Perkembangan teknologi yang saat ini terjadi harus diimbangi dengan pelayanan prima kepada masyarakat terkait kesehatan. Terutama untuk rujukan pasien dari Puskesmas ke Rumah Sakit. Untuk itulah, untuk mensinkronkan koordinasi antara Puskesmas dan RS, pihaknya menggelar pertemuan kerjasama pelayanan rujukan terintegrasi.

“Saat ini kan layanan rujukan dari Puskesmas ke RS sudah terintegrasi atau online. Jadi, sebelum dirujuk pasien harus mengetahui apakah RS yang dituju itu tersedia kamar atau tidak,” ungkap Hakim.

Ditambahkan dia, sistem rujukan saat ini ada dua yakni rujukan medis dan rujukan kesehatan. Rujukan medis adalah rujukan untuk penyembuhan dan rehabilitasi penyakit. Sedangkan rujukan kesehatan yang dimaksud adalah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) seperti diare dan demam berdarah yang tinggi.

“Rujukannya itu antar Dinkes. Jadi Puskesmas melapor ke Dinkes, untuk selanjutnya oleh Dinkes kabupaten dilaporkan ke provinsi. Kemudian dari provinsi baru ke Kementerian,” paparnya.

Hakim mengharapkan, dengan adanya sistem rujukan pasien dapat pertolongan pada fasilitas pelayanan kesehatan yang mampu. Sehingga jiwanya dapat terselamatkan. Selain itu, dengan adanya sistem rujukan diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan yang lebih bermutu.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Suparsih menjelaskan. Diadakannya kegiatan ini adalah untuk mempercepat layanan rujukan yang selama ini sudah terintegrasi dari Puskesmas ke RS. Untuk pasien, apabila mau dirujuk nantinya pihak Dinkes akan mengkoordinasikannya terlebih dahulu dengan RS.

“Tujuannya supaya pasien tidak terlantar, sudah jauh-jauh datang ternyata hanya nunggu di selasar RS kan tidak enak jadinya. Kalau dengan sistem online ini lebih memudahkan pasien nantinya,” terangnya.(ety)

Komentar

Berita Lainnya